Guru PAUD Aceh Timur Terima Beasiswa BPSDM Aceh

  • 08 Sep 2026 22:14 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Aceh Timur – Sebanyak 10 Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam Kabupaten Aceh Timur menerima beasiswa dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Tahun Anggaran 2026.

Pemerintah Aceh melalui BPSDM Aceh membuka seleksi beasiswa guru PAUD dalam negeri tahun anggaran 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, sebagai upaya meningkatkan kualifikasi akademik dan kompetensi tenaga pendidik, Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) di Aceh.

Beasiswa yang digagas oleh Bunda PAUD Aceh Ny. Marlina Muzzakir ini memberikan kesempatan kepada guru PAUD yang memenuhi persyaratan, untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang strata satu (S-1) program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh. Sebanyak 50 peserta akan mendapatkan beasiswa dengan pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Adapun pelaksanaan pendidikan direncanakan menggunakan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dengan sistem pembelajaran daring. skema ini memungkinkan pengalaman kerja, kompetensi, serta pembelajaran yang telah diperoleh guru paud selama menjalankan tugasnya untuk diakui dalam proses pendidikan. dengan demikian, peserta tetap dapat melaksanakan tugas mengajar di satuan pendidikan masing-masing.

“Setelah melalui seleksi yang ketat, berdasarkan hasil akhir seleksi, sebanyak 43 peserta beasiswa guru dari 23 kab/kota di Provinsi Aceh dinyatakan lulus, dan 10 orang di antaranya berasal dari Kabupaten Aceh Timur,” ujar Bunda PAUD Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al Farlaky, S.Pd.,MAg, saat menerima para Guru PAUD penerima beasiswa, Selasa 8 September 2026.

Lisma mengaku penuh rasa bangga dan bahagia, dirinya mengucapkan selamat kepada para guru PAUD di Kabupaten Aceh Timur, yang telah menerima beasiswa dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Beasiswa ini merupakan sebuah kesempatan yang sangat berharga untuk meningkatkan kompetensi, kapasitas, dan kualitas diri sebagai pendidik anak usia dini.

“Atas nama Pemerintah Aceh Timur, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Guru PAUD penerima beasiswa,” sebut Lisma.

Bunda PAUD kabupaten juga mengatakan, dirinya terima kasih kepada Bunda PAUD Aceh atas perhatian, dukungan, dan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas serta profesionalisme guru PAUD di Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Timur.

Bagi Guru PAUD yang pada kesempatan ini belum berhasil mendapatkan beasiswa, Lisma meminta jangan berkecil hati dan jangan pernah merasa bahwa perjuangan bapak dan ibu menjadi sia-sia. Tidak lolos dalam satu kesempatan bukan berarti ibu-ibu tidak memiliki kemampuan.

“Terkadang, sebuah kesempatan memang belum menjadi milik kita hari ini, tetapi bukan berarti kesempatan itu tidak akan datang di kemudian hari. justru, saya berharap pengalaman mengikuti proses seleksi ini menjadi motivasi untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan mempersiapkan diri lebih baik untuk kesempatan berikutnya,” tutur Lisma.

Dr. Lismawani juga berharap kesempatan beasiswa tersebut dapat dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Dirinya juga meminta teruslah belajar, tingkatkan kompetensi, dan bawalah ilmu serta pengalaman yang diperoleh untuk memberikan layanan PAUD yang semakin berkualitas bagi anak-anak kita.

“Jadilah guru yang tidak hanya mengajarkan, tetapi juga menginspirasi, membimbing, melindungi, dan memberikan kasih sayang kepada setiap anak. Semoga beasiswa ini menjadi langkah awal untuk terus berkembang, semakin profesional, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Aceh Timur,” pungkas Lisma.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....