Tani Merdeka Aceh Tamiang Gercep Kawal Pemulihan Pertanian
- 19 Agt 2026 16:02 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID,Tamiang — Pengurus Daerah Tani Merdeka Kabupaten Aceh Tamiang langsung mengambil langkah cepat dengan menggelar koordinasi lintas sektor guna mengakselerasi program strategis Kementerian Pertanian (Kementan) RI sekaligus mengawal pemulihan sektor agraris pascabencana di Kecamatan Manyak Payed, Rabu (19/8/2026).
Konsolidasi taktis di lapangan ini melibatkan berbagai unsur penting, mulai dari jajaran Kamtiker, Sekretaris Dinas Pertanian, para penyuluh pertanian lapangan (PPL), hingga perwakilan kelompok tani setempat. Langkah ini ditempuh guna memastikan seluruh alokasi bantuan dan program pemerintah dapat tersalurkan secara tepat sasaran tanpa hambatan berarti.
Ketua Tani Merdeka Aceh Tamiang, M. Prawira Haji, S.Psi., menegaskan bahwa situasi pascabencana menuntut aksi nyata yang cepat dan terukur, alih-alih sekadar wacana di atas kertas. Sektor pertanian dipandang sebagai urat nadi perekonomian masyarakat Tamiang yang harus segera bangkit kembali.
“Petani kita tidak boleh terlalu lama terpuruk akibat bencana. Hari ini kita duduk bersama seluruh elemen mulai dari Dinas Pertanian, penyuluh, hingga petani di garis depan untuk menyatukan komando. Semua program akselerasi dari Kementan RI harus terdistribusi secara cepat, presisi, dan langsung dirasakan manfaatnya oleh para petani di Manyak Payed ini,” tegas Prawira.
Prawira memastikan bahwa Tani Merdeka siap berdiri sebagai garda terdepan dalam mengawal, mengawasi, serta mengevaluasi setiap tahapan pemulihan infrastruktur maupun logistik pertanian.
Pengawasan ketat difokuskan pada distribusi bibit unggul, pupuk bersubsidi, hingga perbaikan infrastruktur lahan pertanian yang mengalami kerusakan akibat bencana. Kolaborasi intensif ini diharapkan mampu mengembalikan produktivitas lahan secara cepat.
Melalui sinergi yang solid antara pemerintah daerah, penyuluh, dan para petani, percepatan pemulihan ekonomi berbasis kerakyatan di Aceh Tamiang ini diharapkan dapat berjalan optimal serta memperkokoh ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....