Maknai Kemerdekaan, Prof Zulfikar Tekankan Pentingnya Kualitas SDM
- 12 Agt 2026 12:40 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Makna kemerdekaan Indonesia di usia ke-81 dinilai tidak cukup hanya dipahami sebagai terbebas dari penjajahan. Kemerdekaan perlu diwujudkan melalui berbagai upaya nyata untuk membangun bangsa dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Prof. Dr. Zulfikar Ali Buto, S.Pd.I., M.A., Direktur Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, saat berdialog bersama RRI, Rabu 12 Agustus 2026.
Menurut Prof. Zulfikar, selama ini kemerdekaan kerap dimaknai secara kasat mata melalui pelaksanaan upacara 17 Agustus, pengibaran bendera, berbagai perlombaan, serta kegiatan untuk mengenang jasa para pahlawan.
Namun, ia menilai peringatan kemerdekaan perlu dimaknai lebih luas dengan menjadikannya sebagai momentum untuk melakukan refleksi terhadap kontribusi masyarakat dalam mengisi kemerdekaan.
Dalam dunia akademik, kata dia, kemerdekaan dapat diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan ilmu pengetahuan, serta penguatan budaya belajar dan berpikir kritis.
“Bagaimana kita memaknai kemerdekaan itu adalah upaya kita meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membangun ilmu pengetahuan dan menjaga persatuan dalam upaya terus menjaga kemerdekaan,” ujarnya.
Prof. Zulfikar juga menekankan bahwa kemerdekaan harus menjadi semangat untuk melawan kebodohan dan berbagai bentuk keterbelakangan yang masih menjadi tantangan bangsa.
Selain itu, ia menyebut pemberantasan korupsi dan sikap intoleransi sebagai bagian penting dalam mengisi kemerdekaan. Menurutnya, masyarakat perlu membangun integritas sekaligus menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Ia menambahkan, semangat kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui lahirnya berbagai inovasi baru. Generasi muda, khususnya kalangan akademik, diharapkan mampu menghasilkan gagasan dan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung perkembangan Indonesia.
“Memaknai kemerdekaan itu sebagai menciptakan inovasi baru terhadap perkembangan Indonesia ke depannya,” kata Prof. Zulfikar.
Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi kesempatan bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat komitmen dalam membangun Indonesia yang berilmu, bersatu, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....