Bunda PAUD Aceh Timur Resmikan Gedung Revitalisasi TK Negeri Keupula Sa

  • 08 Agt 2026 08:39 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Aceh Timur – Bunda PAUD Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky, meresmikan Gedung Revitalisasi TK Negeri Keupula Sa, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, Jumat 7 Agustu Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di daerah tersebut.

Lismawani mengatakan, dana revitalisasi yang bersumber dari pemerintah pusat pascabanjir untuk pembangunan kembali Gedung TK Negeri Keupula Sa menjadi langkah awal yang baik dalam meningkatkan mutu layanan PAUD di Kabupaten Aceh Timur.

“Dana revitalisasi banjir dari pusat untuk Gedung TK Negeri Keupula Sa menjadi awal yang semakin baik dalam meningkatkan mutu layanan PAUD di Kabupaten Aceh Timur, sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, kreatif, serta siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujar Lismawani.

Menurutnya, peresmian gedung baru tersebut bukan sekadar seremoni peresmian bangunan, tetapi menjadi simbol komitmen bersama dalam menghadirkan layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak.

Ia berharap gedung yang telah direvitalisasi dapat menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya generasi Aceh Timur yang cerdas, berkarakter, sehat, mandiri, berakhlak mulia, serta memiliki semangat belajar sepanjang hayat.

Lismawani turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya revitalisasi Gedung TK Negeri Keupula Sa, mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kepala sekolah, para guru, komite sekolah, pemerintah gampong, masyarakat, serta pihak lainnya.

Ia menekankan, bantuan revitalisasi tersebut harus menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Kabupaten Aceh Timur. Karena itu, para guru diminta terus meningkatkan kompetensi dan menghadirkan pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, serta berpusat pada kebutuhan dan potensi anak.

“Gedung yang baik akan memberikan manfaat yang optimal apabila diisi dengan proses pembelajaran yang berkualitas, penuh kasih sayang, dan menghargai setiap potensi anak,” katanya. Ia juga mengajak para orang tua memperkuat sinergi dengan sekolah karena pendidikan terbaik bagi anak lahir dari kolaborasi keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dan pemerintah.

Pada kesempatan tersebut, Bunda PAUD Aceh Timur juga menyosialisasikan program wajib belajar 13 tahun. Ia mengajak wali murid dan masyarakat menyamakan persepsi, membangun komitmen lintas sektor, serta meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya perluasan akses pendidikan berkualitas, termasuk satu tahun pendidikan prasekolah sebelum memasuki pendidikan dasar dan menengah.

Lismawani menambahkan, pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam memberikan rangsangan terhadap pertumbuhan dan perkembangan fisik maupun mental anak agar lebih siap memasuki sekolah dasar dan jenjang pendidikan berikutnya. Untuk itu, diperlukan guru yang memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, memahami psikologi perkembangan anak, sabar, kreatif, serta terus belajar sepanjang hayat guna mendukung lahirnya generasi emas Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....