Haji Uma Minta Pengawasan Distribusi Semen Diperketat
- 01 Agt 2026 17:49 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah toko bangunan di Kota Lhokseumawe, Jumat 31 Julib2026, guna mengecek kelangkaan dan lonjakan harga semen yang dikeluhkan masyarakat dalam dua bulan terakhir.
Dalam kunjungan tersebut, Haji Uma berdialog dengan pemilik toko bangunan, distributor semen, serta pelaku proyek konstruksi untuk mengetahui penyebab kelangkaan dan dampaknya terhadap masyarakat maupun pembangunan di Aceh.
Dari hasil pengecekan, sejumlah toko bangunan dilaporkan kehabisan stok semen selama hampir dua bulan. Harga semen yang sebelumnya berada pada kisaran Rp63 ribu hingga Rp65 ribu per sak kini melonjak menjadi Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per sak di beberapa daerah.
Menindaklanjuti temuan itu, Haji Uma telah menyurati Menteri Perdagangan Republik Indonesia agar segera melakukan evaluasi terhadap tata niaga dan distribusi semen, memperketat pengawasan, serta mengambil langkah untuk menstabilkan harga di pasaran.
“Kelangkaan dan mahalnya harga semen tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Dampaknya sangat luas, mulai dari masyarakat yang membangun rumah hingga proyek-proyek infrastruktur. Negara harus hadir melindungi kepentingan masyarakat,” ujar Haji Uma.
Salah satu toko yang dikunjungi adalah Toko Bangunan Zahlul Azmi di kawasan Cunda, Lhokseumawe. Pemilik toko mengaku sudah sekitar dua bulan tidak memperoleh pasokan semen sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan pelanggan.
“Harapan kami pasokan kembali normal dan harga semen kembali berada di kisaran Rp60 ribu sampai Rp65 ribu per sak,” kata Zahlul Azmi.
Sementara itu, distributor semen Iqbal menjelaskan bahwa kelangkaan terjadi akibat tingginya permintaan yang tidak sebanding dengan pasokan. Menurutnya, harga di tingkat pabrik tidak mengalami kenaikan, namun biaya distribusi dan kendala rantai pasok menyebabkan harga di lapangan meningkat.
Haji Uma turut mendesak Kepolisian RI dan Kejaksaan RI untuk menyelidiki apabila ditemukan indikasi penimbunan atau permainan distribusi yang menyebabkan terganggunya pasokan semen di Aceh.
Ia berharap pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret agar pasokan semen kembali normal, harga terkendali, dan pembangunan rumah masyarakat maupun proyek infrastruktur di Aceh dapat berjalan tanpa hambatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....