Pasca Sembilan Pasien DBD Dirawat, Camat Julok Gelar Gotong Royong
- 07 Jun 2026 19:30 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Timur - Pasca dirawatnya sembilan pasien Demam Berdarah Dengue (DBD), Camat Julok, H. Muhammad Ishak, langsung membersihkan saluran air dan lingkungan kantor. Bahkan para keuchik di intruksikan untuk membiasakan budaya gotong Royong di desanya.
"Budaya Gotong Royong itu warisan indatu. Maka sudah saatnya kita membudayakan kembali di desa masing-masing, apalagi lingkungan yang bersih akan menghasilkan udara yang sehat," kata Camat Julok, H. Muhammad Ishak, di sela-sela melayat ke rumah Suryati, salah seorang guru yang meninggal dunia di Gampong Labuhan, Sabtu 6 Juni 2026.
Tidak sebatas itu, lingkungan yang bersih dan asri juga akan mencegah penyakit, seperti DBD dan gatal dibagian kulit. "Buanglah sampah rumah tangga di tempatnya, jangan sembarangan membuang di halaman rumah atau di selokan air," kata Muhammad
Untuk menghindari wabah DBD yang terjadi di Gampong Blang Paoh Sa, Camat Julok menggelar gotong royong di lingkungan kantor. Bahkan kegiatan itu dilakukan menyusul Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 yang diperingati setiap 5 Juni.
Maka oleh karenanya, lanjut alumni YPI Darussa'adah Cabang Idi Cut ini, dia kembali mengingatkan masyarakat untuk memberantas sarang nyamuk perlindungan diri dari gigitan nyamuk Aedes Aegypti. "Caranya adalah menguras bak air, menutup wadah penampungan air dan menguburkan barang bekas yang berpotensi menampung air," pungkas H. Muhammad Ishak.
Sebagaimana diketahui, sembilan warga asal Gampong Blang Paoh Sa, dirawat di RSUD Dr Zubir Mahmud Aceh Timur. Berdasarkan hasil observasi pihak Puskesmas Julok, mereka diserang DBD sejak pertengahan Mei hingga awal Juni. Setelah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Aceh Timur, sejumlah titik yang dicurigai menjadi sumber penyakit DBD telah dilakukan fooging dan melakukan sosialisasi ke warga setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....