58 KK Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Terima Bantuan

  • 06 Jun 2026 19:50 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Aceh Utara - Sebanyak 58 kepala keluarga yang terdampak cuaca ekstrem di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, menerima bantuan masa panik dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Bantuan tersebut disalurkan setelah hujan deras disertai angin kencang menyebabkan kerusakan pada sejumlah hunian sementara (huntara) warga.

Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa, bersama Kepala Posko Wilayah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, meninjau langsung lokasi terdampak untuk melihat kondisi warga serta tingkat kerusakan yang terjadi.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah menyerahkan berbagai bantuan berupa paket sembako dan perlengkapan dapur guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terkena dampak bencana.

Selain menyalurkan bantuan, rombongan juga berdialog dengan warga untuk mendengarkan kondisi dan kebutuhan yang diperlukan dalam proses pemulihan pascabencana.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, sebanyak 58 unit huntara mengalami kerusakan dengan kategori ringan, sedang, hingga berat. Kerusakan terbanyak tercatat di kawasan Rumoh Rayeuk sebanyak 36 unit, disusul Gampong Geudumbak 10 unit, Buket Linteung 7 unit, dan Langkahan 5 unit.

Hunian sementara tersebut sebelumnya dibangun oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai tempat tinggal bagi warga terdampak bencana.

Ayah Wa menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah memberikan perhatian terhadap masyarakat Aceh Utara, khususnya dalam penanganan dampak cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah tersebut.

Menurutnya, kerja sama yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan normal.

Ia berharap upaya penanganan dan perbaikan fasilitas yang rusak dapat segera dilakukan agar warga yang terdampak memperoleh kenyamanan dan keamanan dalam menempati hunian mereka.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....