Samsul Bahri Ajak Masyarakat Peduli Mitigasi Kebakaran di Permukiman Padat

  • 14 Mei 2026 17:00 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Geuchik Kampung Jawa Lama Kota Lhokseumawe, Samsul Bahri, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di tengah cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Imbauan itu disampaikan menyusul terjadinya kebakaran hebat beberapa waktu lalu yang menghanguskan puluhan rumah warga di kawasan Kampung Jawa Lama dan menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat.

Menurut Samsul Bahri, peristiwa tersebut harus menjadi pelajaran bersama agar masyarakat lebih berhati-hati dan tidak lalai terhadap berbagai hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Ia mengatakan, penggunaan instalasi listrik yang tidak aman, kompor yang ditinggalkan menyala, hingga aktivitas pembakaran sampah di sekitar permukiman padat penduduk menjadi faktor yang harus diwaspadai warga.

“Kesadaran masyarakat sangat penting dalam upaya mitigasi kebakaran agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” ujar Samsul Bahri. Kepada RRI Kamis 14 Mei 2026,

Selain meningkatkan kewaspadaan, pemerintah desa juga meminta masyarakat untuk menjaga akses jalan lingkungan agar tidak terhalang bangunan maupun barang-barang milik warga.

Menurutnya, akses jalan yang sempit selama ini menjadi salah satu kendala bagi mobil pemadam kebakaran saat melakukan penanganan kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk.

Ia berharap masyarakat dapat memberikan ruang yang cukup bagi kendaraan pemadam kebakaran sehingga proses evakuasi dan pemadaman api dapat dilakukan dengan cepat ketika terjadi musibah.

Samsul Bahri juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keselamatan lingkungan dengan meningkatkan kepedulian terhadap bahaya kebakaran serta saling mengingatkan antar warga.

Pemerintah Gampong lanjutnya, akan terus melakukan sosialisasi mitigasi kebakaran kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan dini demi melindungi keselamatan warga dan lingkungan permukiman dari ancaman kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....