RRI Korwil XVII Tutup UKWR Angkatan 32 Jenjang Muda
- 09 Mei 2026 16:08 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Radio Republik Indonesia Korwil XVII Banda Aceh resmi menutup kegiatan Uji Kompetensi Wartawan Radio (UKWR) Angkatan 32 Jenjang Muda yang berlangsung selama dua hari, sejak 8 hingga 9 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Auditorium RRI Banda Aceh dan diikuti 24 peserta dari berbagai satuan kerja RRI di Aceh.
Peserta UKWR berasal dari RRI Lhokseumawe, RRI Banda Aceh, RRI Takengon, RRI Meulaboh, Stasiun Produksi RRI Sabang, serta Stasiun Produksi RRI Singkil. Kehadiran peserta dari berbagai daerah tersebut menunjukkan komitmen RRI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia penyiaran publik di wilayah Aceh. 09/05/2026.
Pelaksanaan UKWR ini juga dipersiapkan oleh Pusbangkom RRI dan juga ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan profesionalisme wartawan radio, khususnya dalam menghadapi perkembangan dunia jurnalistik yang semakin dinamis dan berbasis digital. Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai tahapan uji kompetensi mulai dari perencanaan liputan, wawancara, penulisan naskah berita radio, hingga siaran langsung dan penyuntingan audio.

Empat penguji dari utusan Dewan Pers hadir langsung memberikan penilaian terhadap kemampuan peserta. Mereka yakni Sri Mawarti, T. Haris Fadillah, Taufan Pamungkas dan Enderiman Butar Butar yang juga salah satu anggota dewas rri, Para penguji menilai kompetensi peserta berdasarkan standar yang telah ditetapkan Dewan Pers untuk jenjang wartawan muda.
Dalam penutupan kegiatan, pihak panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian ujian dengan serius dan penuh semangat. UKWR dinilai bukan sekadar formalitas, melainkan upaya membentuk wartawan radio yang profesional, beretika, serta mampu menghasilkan karya jurnalistik berkualitas dan terpercaya.
RRI juga dinilai terus beregenerasi mengikuti perkembangan zaman digital. Jika dahulu dikenal sebagai media radio konvensional, kini RRI berkembang menjadi platform multimedia yang menghadirkan informasi melalui siaran radio, media daring rri.co.id, hingga layanan RRI Visual yang menyajikan konten berita dan siaran berbasis visual kepada masyarakat.
Transformasi digital tersebut menjadi bukti bahwa RRI terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan publik modern tanpa meninggalkan fungsi utamanya sebagai lembaga penyiaran publik. Meski merupakan media milik negara, RRI tetap dituntut menghadirkan informasi yang cepat, akurat, edukatif, berimbang, dan dapat dipercaya masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan penyiaran publik. Wartawan radio dituntut mampu menyampaikan informasi secara cepat, akurat, berimbang, dan tetap memegang teguh kode etik jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.
Selama dua hari pelaksanaan, suasana ujian berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi pengujian, baik teori maupun praktik lapangan. Beberapa materi yang diuji meliputi teknik peliputan radio, penyusunan angle berita, teknik wawancara narasumber, hingga kemampuan menyampaikan laporan langsung secara profesional.
Panitia berharap melalui kegiatan UKWR Angkatan 32 Jenjang Muda ini, para peserta dapat meningkatkan kapasitas serta kepercayaan diri dalam menjalankan tugas jurnalistik di daerah masing-masing. Kompetensi wartawan dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kualitas informasi publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap media radio.
Penutupan kegiatan ditandai dengan penyampaian evaluasi umum dari tim penguji dan sesi foto bersama seluruh peserta serta panitia di Auditorium RRI Banda Aceh. Kegiatan berlangsung lancar dan menjadi salah satu agenda peningkatan kompetensi wartawan radio di Aceh pada tahun 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....