Bersama Universitas Gadjah Mada, Kagama Aceh Percepat Pemulihan Pascabanjir
- 29 Mar 2026 21:30 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Tamiang - Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Aceh menginisiasi pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban banjir bandang di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, dengan mengedepankan partisipasi aktif masyarakat setempat.
Ketua Kagama Aceh, M Nasir Syamaun, menyebutkan bahwa pendekatan berbasis gotong royong dipilih untuk mempercepat proses pemulihan sekaligus memberdayakan warga terdampak. Dalam skema ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga dilibatkan langsung dalam setiap tahapan pembangunan.
“Warga ikut berperan sejak awal, mulai dari pengumpulan bahan bangunan yang tersedia di sekitar hingga proses pengerjaan huntara,” ujar Nasir, Minggu 29 Maret 2026.
Hingga akhir Maret 2026, sebanyak empat unit huntara telah rampung dan sudah ditempati oleh warga terdampak. Sementara itu, dua unit lainnya masih dalam proses penyelesaian, dan sekitar 20 unit tambahan direncanakan akan dibangun secara bertahap.
Selain mengawal pembangunan, pengurus Kagama Aceh juga turun langsung ke lokasi. Bahkan, mereka turut merayakan suasana Lebaran bersama warga di kawasan huntara sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral bagi para penyintas.
Nasir menilai, pelibatan masyarakat dalam pembangunan huntara memiliki dampak ganda. Selain mempercepat proses pembangunan, hal ini juga membantu pemulihan kondisi psikososial warga pascabencana.
Menurutnya, keterlibatan langsung tersebut menumbuhkan rasa memiliki terhadap hunian yang dibangun, sekaligus menghidupkan kembali nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Program pembangunan huntara ini merupakan hasil kolaborasi antara Kagama Aceh, Pengurus Pusat Kagama, dan Universitas Gadjah Mada, yang menjadikan wilayah Aceh Tamiang sebagai salah satu fokus penanganan pascabencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....