Relawan Aliansi Gerak Bersama Menembus Pedalaman Aceh Utara
- 18 Feb 2026 06:45 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara - Menjelang Ramadan 2026, denyut solidaritas kemanusiaan menguat di Desa Bukit Linteng, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Di tengah keterbatasan wilayah dan kondisi pascabencana yang belum pulih, puluhan relawan turun langsung memastikan tradisi Meugang tetap dirasakan masyarakat terdampak. Sekitar 50 relawan yang tergabung dalam Aliansi Gerak Bersama menyasar dua dusun, Dusun Teungeuh dan Dusun Pateung, menjangkau 289 kepala keluarga yang hingga kini masih hidup dalam situasi pengungsian dan ketidakpastian. Selasa 17/02/2026.
Gerakan kemanusiaan ini dipimpin oleh Ketua Relawan Rahmad Baihaqi, dengan dukungan lintas elemen, termasuk influencer asal Aceh, Khalil TokTok dan Syakir Daulay. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Festival Meugang sebuah ikhtiar kolektif untuk merawat tradisi sekaligus memperkuat ikatan sosial di tengah krisis. Dalam kegiatan ini, relawan menyalurkan 800 mushaf Al-Qur’an, daging Meugang, kurma, air mineral, serta mainan anak-anak, pengobatan gratis dan trauma healing sebagai bekal menyambut bulan suci Ramadan.

Lebih dari sekadar bantuan logistik, Festival Meugang menjadi simbol kehadiran nyata di saat masyarakat paling membutuhkan. Pascabencana, tekanan ekonomi dan hilangnya sumber penghidupan menjadi luka yang belum sembuh. Relawan menilai, jika tidak ada tindakan cepat dan berkelanjutan, krisis ini berpotensi melahirkan generasi tanpa harapan dan kehilangan makna perjuangan hidup. Karena itu, kehadiran langsung di lapangan dipandang jauh lebih penting daripada prosedur birokrasi yang berlarut.

Para relawan menegaskan, masyarakat terdampak bukanlah angka dalam laporan, melainkan manusia yang membutuhkan empati, respons cepat, dan pendampingan jangka panjang. Tiga bulan pascabencana, kondisi pengungsian masih jauh dari kata layak, sementara sebagian warga belum tersentuh bantuan. Melalui gerakan ini, relawan berharap perhatian dan penanganan dari berbagai pihak khususnya pemangku kebijakan dapat hadir lebih sigap, agar pemulihan tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar dirasakan oleh masyarakat di akar rumput.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....