Benarkah Nyamuk Suka Darah 0 ?

  • 16 Sep 2025 18:16 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe : Pertanyaan mengenai apakah nyamuk lebih suka menggigit orang dengan golongan darah O sudah lama menjadi bahan diskusi ilmiah. Penelitian terbaru memperkuat dugaan bahwa golongan darah memang berperan dalam daya tarik nyamuk. Dalam uji laboratorium, nyamuk terbukti lebih sering mendarat pada orang dengan golongan darah O dibandingkan dengan golongan A, B, atau AB.

Hal ini diyakini karena antigen khas pada permukaan sel darah merah tipe O dapat terdeteksi melalui keringat atau senyawa kimia di kulit, sehingga mengirimkan sinyal yang menarik bagi serangga penghisap darah tersebut.Beberapa penelitian laboratorium dan lapangan menunjukkan bahwa golongan darah memang bisa memengaruhi daya tarik seseorang terhadap nyamuk. Misalnya, sebuah studi dalam Journal of Medical Entomology melaporkan bahwa nyamuk Aedes albopictus lebih sering mendarat pada orang yang bergolongan darah O dibanding golongan darah lain seperti A, B, atau AB. Studi lain juga menemukan bahwa ketika nyamuk diberi pilihan darah tipe berbeda sebagai umpan, darah tipe O paling sering dipilih.

Namun demikian, hasil penelitian tidak sepenuhnya seragam dan ada juga studi yang mempertanyakan signifikansi golongan darah sebagai faktor utama.

Sebuah tinjauan sistematik (“Variability in human attractiveness to mosquitoes”) menyebut bahwa meskipun golongan darah ABO sering disebut, bukti dari berbagai studi masih kontradiktif. Ada kesenjangan dalam metodologi — misalnya banyak studi menggunakan darah dalam wadah (feeder) di lab, bukan gigitan langsung pada manusia di lingkungan alamiah.

Faktor pendukung lain yang ditunjukkan oleh penelitian lebih baru menunjukkan bahwa selain golongan darah, aspek seperti bau tubuh (termasuk jenis dan jumlah bakteri kulit), keluaran karbon dioksida, suhu tubuh, dan apakah seseorang “secretor” (yakni orang yang mengeluarkan antigen golongan darah melalui keringat dan cairan tubuh lainnya) sangat memengaruhi seberapa menarik seseorang bagi nyamuk. Misalnya, studi yang mengamati sifat “secretor” menunjukkan bahwa orang yang mengeluarkan antigen golongan darah lewat kulit bisa lebih menarik bagi nyamuk dibanding yang tidak.

Berdasarkan penelitian kesehatan tersebut ada bukti bahwa golongan darah O cenderung memiliki sedikit keunggulan dalam menarik nyamuk dibanding golongan darah lain dalam kondisi tertentu. Namun, keunggulan tersebut bukanlah mutlak, banyak variabel lain yang ikut berperan, dan dalam banyak studi, perbedaan antara tipe darah tidak selalu besar atau konsisten.

Dengan demikian, meskipun golongan darah dapat menjadi salah satu faktor, memahami pencegahan seperti penggunaan repelen, pakaian pelindung, dan pengendalian lingkungan tetaplah langkah paling penting untuk menghindari gigitan nyamuk.

Rekomendasi Berita