Terbesar Sepanjang Sejarah, 16 Miliar Password Bocor

  • 21 Jun 2025 17:35 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe : Kebocoran data kembali mengguncang dunia maya. Sebuah laporan dari situs teknologi Cybernews mengungkap bahwa sekitar 16 miliar informasi kredensial, termasuk password akun-akun populer seperti Google, Facebook, dan Apple, telah bocor dan tersebar di internet. Laporan ini disebut sebagai salah satu insiden kebocoran data terbesar dalam sejarah dunia digital.

Peneliti keamanan siber Vilius Petkauskas menjelaskan bahwa miliaran data tersebut dikumpulkan dari 30 basis data berbeda, masing-masing memuat puluhan hingga ratusan juta kata sandi. Beberapa di antaranya adalah database yang baru-baru ini tersebar di forum-forum gelap dan bukan berasal dari insiden lama. Artinya, data yang bocor masih sangat relevan dan bisa langsung digunakan oleh pelaku kejahatan siber.

Yang mengkhawatirkan, informasi yang bocor tidak hanya mencakup password. Dalam database tersebut juga ditemukan token, cookies, metadata, serta data sensitif lain yang bisa digunakan untuk melakukan serangan siber lanjutan seperti credential stuffing dan phishing. Para peretas dapat dengan mudah menyusup ke akun pengguna, mencuri data pribadi, bahkan menjual akun-akun tersebut di pasar gelap internet.

Petkauskas menegaskan, data ini didapat dari beragam sumber, seperti malware, aplikasi pencuri data (infostealer), hingga database publik yang sebelumnya telah diretas. Artinya, ini bukan kebocoran yang berasal dari satu perusahaan besar, melainkan kumpulan besar dari banyak insiden yang menyebar luas.

Untuk itu, pengguna disarankan segera mengecek apakah informasi mereka termasuk dalam kebocoran ini melalui situs seperti HaveIBeenPwned. Selain itu, pengguna juga dihimbau agar tidak hanya mengandalkan password saja untuk mengamankan akun. Gunakan kombinasi kata sandi unik, autentikasi dua faktor (2FA), password manager, hingga passkey biometrik agar perlindungan data menjadi lebih kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....