Inilah Rahasia di Balik Sundulan Lembut Kucing
- 10 Apr 2025 10:31 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe : Kucing memang dikenal sebagai hewan penuh pesona dan misteri. Salah satu tingkah laku mereka yang sering mengundang rasa penasaran adalah kebiasaan menyundulkan kepala ke manusia atau benda di sekitarnya. Meski terlihat seperti gestur manja, ternyata ada makna tersembunyi di balik gerakan tersebut.
Menurut laman The Spruce Pets pada Rabu (9 April 2025), kucing memiliki kelenjar khusus di beberapa bagian tubuhnya, termasuk di sekitar mulut, pelipis, dagu, telinga, hingga bawah leher dan sela-sela jari kaki. Kelenjar-kelenjar ini menghasilkan feromon, senyawa kimia alami yang berperan penting dalam komunikasi antar kucing.
Ketika kucing menyentuhkan kepala atau wajahnya ke suatu benda—atau ke dirimu—ia sedang menempelkan feromon sebagai bentuk penandaan. Ini seperti menempelkan “sidik jari aromatik” untuk menunjukkan kepemilikan atau kenyamanan.
Ternyata, cara kucing menyundul kepala pun tidak sembarangan. Bila objek yang dituju cukup tinggi, kucing akan menggunakan bagian dahi atau telinganya. Untuk benda setara tinggi kepala, mereka cenderung menggesekkan sisi wajah. Sementara itu, untuk benda yang lebih rendah, biasanya dagu atau bagian bawah leher yang akan digunakan.
Saat kucing menyundulkan kepalanya ke kakimu, wajahmu, atau bahkan dadamu, itu bukan sekadar cari perhatian. Itu adalah sinyal bahwa ia merasa aman, nyaman, dan percaya padamu. Bahkan, kucing yang menatap matamu sambil menyundulkan wajahnya menunjukkan tingkat kepercayaan yang sangat tinggi—karena ia menempatkan dirinya dalam posisi rentan.
Beberapa kucing bisa melakukannya dengan antusias hingga kepalamu terdorong, sementara yang lain menunjukkan kasih sayang itu secara perlahan dan lembut.
Meski perilaku ini umumnya merupakan tanda kasih sayang, penting juga untuk waspada terhadap perubahan sikap mendadak. Jika kucingmu tiba-tiba berhenti menyundul atau menunjukkan tanda-tanda tidak nyaman, bisa jadi ada masalah kesehatan yang perlu segera ditangani oleh dokter hewan.
Memahami bahasa tubuh kucing, termasuk gerakan kecil seperti menyundulkan kepala, bisa memperkuat ikatan antara kamu dan sahabat berbulu kesayanganmu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....