Mitos atau Fakta: Makan Daging Bikin Berat Badan Naik?
- 25 Feb 2025 12:09 WIB
- Lhokseumawe
KBRN,Lhokseumawe : Banyak orang takut makan daging karena khawatir berat badan naik. Padahal, tidak semua daging membuat gemuk, tergantung pada jenis daging, cara memasaknya, dan jumlah yang dikonsumsi. Program SPADA di Pro2 RRI Lhokseumawe bersama Dhera membahas topik "Makan Daging Takut Gendut, Benarkah?". Dalam acara ini, Dhera mengajak pendengar untuk memahami fakta di balik anggapan bahwa konsumsi daging menyebabkan kenaikan berat badan. Yuk, kita bahas lebih dalam!
1. Daging Tidak Selalu Bikin Gemuk
Daging merupakan sumber protein tinggi yang membantu membangun otot dan membuat kenyang lebih lama. Protein juga meningkatkan metabolisme, sehingga tubuh lebih efisien dalam membakar kalori. Jadi, makan daging dalam porsi yang wajar tidak otomatis bikin berat badan naik.
2. Jenis Daging yang Perlu Diperhatikan
Daging merah berlemak tinggi, seperti daging sapi berlemak dan kambing, memang bisa menyebabkan kenaikan berat badan jika dikonsumsi berlebihan. Sebaliknya, daging tanpa lemak seperti dada ayam, ikan, dan daging sapi tanpa lemak lebih sehat dan rendah kalori.
3. Cara Memasak Berpengaruh
Menggoreng atau memasak daging dengan banyak minyak dan saus tinggi gula bisa menambah kalori berlebih. Sebaiknya, pilih metode memasak yang lebih sehat seperti dipanggang, direbus, atau dikukus agar tetap mendapatkan manfaat proteinnya tanpa tambahan lemak berlebih.
4. Porsi yang Tepat Itu Kunci
Mengonsumsi daging dalam jumlah besar tanpa kontrol tentu bisa menyebabkan kelebihan kalori yang berujung pada kenaikan berat badan. Idealnya, porsi daging per makan sekitar 85-100 gram atau seukuran telapak tangan.
5. Pendapat Dokter Gizi
Menurut dr. Yulia Mardiana, seorang ahli gizi, daging bukan penyebab utama kegemukan, melainkan pola makan secara keseluruhan. "Jika dikonsumsi dengan porsi yang sesuai dan diimbangi dengan serat serta olahraga, makan daging tidak akan membuat gemuk," jelasnya.
Kesimpulan
Tak perlu takut makan daging selama memilih jenis yang lebih sehat, menghindari cara memasak yang menambah kalori, serta mengontrol porsinya. Kunci utama tetap pada keseimbangan gizi dan gaya hidup aktif. Jadi, masih takut makan daging?
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....