Kemeriahan Festival Seni dan Budaya 2026
- 29 Jul 2026 19:23 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh melalui UPTD Taman Seni dan Budaya menggelar Festival Seni Budaya 2026 bertema "Simfoni Karya Budaya" pada 28–29 Juli 2026. Kegiatan yang didukung Kementerian Pariwisata RI melalui Dana Tugas Pembantuan Tahun Anggaran 2026 serta Pemerintah Aceh melalui APBA ini menjadi ruang apresiasi bagi seniman, komunitas budaya, pelaku ekonomi kreatif, dan UMKM.
Mewakili Kadisbudpar Aceh, Dedy Yuswadi, Sekretaris Disbudpar Aceh, Sherly Marlina mengatakan festival seni budaya merupakan program strategis UPTD Taman Seni dan Budaya yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Aceh dalam melestarikan seni budaya sekaligus mendorong kreativitas para seniman.

"Festival Seni Budaya merupakan wujud konsistensi Pemerintah Aceh dalam memberikan ruang bagi seniman untuk terus berkarya dan berkreasi. Melalui festival ini, kami ingin menghadirkan harmoni antara pelaku seni, masyarakat, dan UMKM sehingga seni budaya tidak hanya hidup sebagai warisan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi para pelakunya," ujar Sherly.
Ia berharap UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh terus berkembang sebagai rumah bersama bagi para seniman untuk berproses, berkolaborasi, dan melahirkan karya-karya kreatif yang mampu memperkuat ekosistem kesenian Aceh secara berkelanjutan.
Festival ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang pengunjung, Julia Safira Dewi (19), mengaku antusias mengikuti rangkaian kegiatan karena memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas dan bertemu dengan komunitas seni lainnya.
"Menurut saya acaranya keren sekali. Festival seperti ini sangat memotivasi saya sebagai pelaku seni karena bisa melihat banyak karya, penampilan, dan bertemu dengan komunitas seni lainnya. Semoga acara seperti ini terus diadakan setiap tahun," ungkap Julia.

Manfaat festival juga dirasakan pelaku UMKM. Saiful Khalijal, pelaku UMKM jajanan Epiiw, mengatakan ramainya pengunjung membantu memperkenalkan produk lokal sekaligus meningkatkan peluang usaha. Ia berharap kegiatan serupa semakin sering digelar dengan melibatkan lebih banyak UMKM.
Melalui Festival Seni Budaya 2026, Pemerintah Aceh kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelestarian seni budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Sinergi antara pemerintah, seniman, komunitas budaya, pelaku UMKM, dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan ekosistem seni Aceh yang maju, inklusif, dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....