Dosis Kopi: Cara Royal Coffee Lhokseumawe Manjakan Customer
- 16 Jan 2024 00:11 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe: Tidak bisa di pungkiri, Kopi sangat identik dengan masyarakat Aceh. Minuman ini telah melegenda di bumi berjuluk Serambi Mekkah.
Tak memandang usia, pangkat dan jabatan, kelompok atau golongan. Bahkan, kalangan anak muda sekalipun, apalagi kalangan dewasa, larut dalam keistimewaan 'cita rasa Kopi Aceh'. Penikmatnya, hampir saban waktu, saban hari, memadati 'table' warung kopi (warkop).
Hiruk-pikuk, hingar-bingar, para kompetitor yang terus bermunculan disana sini, juga menyebabkan pelaku bisnis warkop harus berjibaku. Memasang jurus jitu mengolah beragam Packaging Kopi, demi tetap bertahan dalam memikat hati para pelangganya.
Salah satunya, adalah Royal Coffee Lhokseumawe. Kafe yang sudah dirintis sejak tahun 2019 itu, menjadi satu diantara lainnya, yang bisa dikatakan cukup bertahan di tengah persaingan.
Edi, sang pemilik, ketika ditemui rri.co.id, Senin (15/1/2024), menceritakan bagaimana dirinya harus terus memutar otak untuk membuat pelanggannya betah, dan tak ingin berpaling. Belum lagi upaya untuk tetap menjamin upah bagi belasan para pekerjanya.
"Wah bang, kribo rambut rasanya. Mulai dari desain interior hingga 'packaging menu'. Kita sebut disini 'dosis kopi' atau takaran, gitulah", tutur Edi dengan selera humornya.
Sanger Arabica, Coffee Fresh Lemon, dan Sanger Kopi saring, adalah kopi andalan Best Seller yang sering di order pelanggan warkop tetangga Mesjid Baiturrahman ini.
"Jadi, kapan saja ngopi, bila sudah tiba masuk waktu sholat fardhu, maka bisa langsung merapat ke masjid, tanpa harus menunda, atau mencari mesjid lainnya", ujar Kiki, salah seorang Customer.
Bagaimana, pernahkah Anda ngopi disini ? Coba, Yuk!.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....