Ragam Panggilan untuk Keluarga Tersayang
- 19 Sep 2024 10:40 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe : Kemajuan peradaban zaman membawa pengaruh pada sebutan atau 'panggilan kekinian' pada orang dekat tersayang. Sebut saja Mimi-Pipi, sebutan panggilan yang tidak asing yang di tujukan untuk Ibu dan Bapak.
Beberapa nama panggilan untuk orang terdekat sangatlah beragam. Tentunya dengan budaya daerah dari tiap-tiap daerah juga mewakili nama panggilan tersebut. Misalnya panggilan Ambu atau Emak merupakan sebutan untuk ibu dalam bahasa Sunda atau mereka yang berasal dari Jawa Barat. Sebenarnya ada juga sebutan Indung yang juga merupakan sebutan untuk ibu dalam bahasa Sunda yang berarti "ibu".
Sementara itu dari salah satu negara yang juga mayoritas muslim dalam masyarakat Turki misalnya, sebutan Ibu dipanggil dengan sebutan Anne, dan Ayah dipanggil dengan sebutan Baba.
Masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Timur memiliki sebutan yang sama untuk memanggil ibu Mereka. Sebutan tersebut adalah ibuk, Bu'e hingga Mbok.
Sementara itu Mbok dalam bahasa Bali di artikan kk perempuan. Dalam bahasa Bali biasa, 'ibu' juga biasa disebut meme atau meme'. Mungkin, bagi masyarakat luar Bali yang mendengar kata ini akan terdengar sedikit ambigu. Sebenarnya, penulisannya tidak menggunakan huruf 'K.' Namun karena logat Bali yang memiliki penekanan yang agak kental di belakang kata.
Orang tua dalam bahasa Madura disebut "oreng towah". Untuk panggilan Ayah disebut "Eppa'" dan untuk panggilan Ibu disebut "Embu' atau Emma.
Beberapa panggilan lainnya dari Bahasa Italia misalnya, panggilan Ibu di sebut 'madre, mamma, atau mammina. Dan dalam bahasa Jepang disebut 'okaasan'.
Ada pula dalam bahasa Dayak, ibu kerap dipanggil dengan sebutan Umai. Panggilan ibu dalam bahasa bali disebut sebagai. Ada kemiripan dengan bahasa Afrika yang di panggil 'moeder atau ma". Dan uniknya dalam Bahasa Albania malah di sebut 'nene'.
Bagaimana dengan kamu, apakah ada nama panggilan unik sayang untuk keluargamu di rumah, kawan ?
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....