Pendidikan Tinggi Kunci Penyerapan Lulusan Tenaga Kerja
- 02 Okt 2026 11:15 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Pendidikan tinggi menjadi fondasi utama dalam mencetak tenaga kerja yang berkualitas, terampil, dan siap bersaing di dunia profesional. Namun, kesenjangan antara kemampuan lulusan dan kebutuhan lapangan kerja masih menjadi tantangan nyata di Lhokseumawe. Banyak putra-putri daerah menyelesaikan studi, namun belum sepenuhnya terserap pasar kerja lokal, sehingga terpaksa merantau ke kota lain demi mencari penghidupan.
Dalam siaran langsung Lhokseumawe Pagi Ini RRI Pro 1, Jumat 2 Oktober 2026, topik ini dibahas mendalam bersama dua narasumber. Jailani Usman, SH., MH (Anggota DPRK Lhokseumawe) dan Dr. Bukhari, S.H.I., M.H., CM (Akademisi UIN SUNA Lhokseumawe). Diskusi menyoroti perlunya keselarasan antara kurikulum pendidikan, kebijakan daerah, serta peluang kerja yang tersedia di lingkungan masyarakat sendiri.

Jailani Usman menegaskan bahwa pemerintah daerah harus berperan aktif menciptakan iklim usaha dan lapangan kerja yang layak bagi lulusan perguruan tinggi. Menurutnya, anggaran dan program pelatihan keterampilan, magang, serta pendampingan kewirausahaan perlu diperluas agar lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta peluang ekonomi bagi lingkungannya. Pengawasan penyerapan tenaga kerja lokal di instansi dan perusahaan swasta juga harus diperketat.
Sementara itu, Dr. Bukhari menekankan perlunya pembaruan kurikulum yang lebih responsif terhadap perkembangan zaman, termasuk penguasaan keterampilan digital, bahasa asing, serta kemampuan komunikasi dan kepemimpinan. Ia melihat banyak lulusan unggul secara teori namun lemah dalam praktik nyata. Kampus harus membuka kerja sama yang erat dengan dunia usaha dan industri agar materi ajar langsung relevan dengan kebutuhan yang sebenarnya.
Kesimpulannya, solusi menyeluruh memerlukan sinergi tiga pilar: perguruan tinggi yang relevan, pemerintah yang mendukung kebijakan ketenagakerjaan, serta masyarakat yang memberi ruang tumbuh bagi lulusan. Pendidikan tinggi bukan sekadar soal ijazah, melainkan membekali kemampuan nyata agar generasi muda mampu membangun masa depan sekaligus berkontribusi memajukan Lhokseumawe.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....