Rumah Warga Aceh Timur Ludes Terbakar, Surat Berharga dan Uang Tunai ikut Terbakar
- 29 Sep 2026 14:38 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Timur — Sebuah rumah semi permanen berukuran 6 x 13 meter milik Muhammad Dahlan (46), warga Desa Matang Neuheun, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, ludes dilalap si jago merah pada Selasa, 29 September 2026 sekitar pukul 09.30 WIB.
Kebakaran tersebut diduga kuat akibat korsleting atau arus pendek listrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kendati demikian, seluruh isi rumah tak bersisa dan berubah menjadi abu, termasuk uang tunai sebesar Rp20 juta milik korban. Total kerugian pun ditaksir mencapai Rp250 juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, saat musibah terjadi sang pemilik rumah, Muhammad Dahlan, sedang bekerja, sementara istrinya Nuraini (30) sedang menjenguk anak mereka di salah satu pesantren di Aceh Timur.
Di dalam rumah saat itu hanya ada dua orang anak mereka, di mana salah satunya masih berusia bayi. Beruntung, warga sekitar yang melihat kepulan asap segera bertindak cepat menyelamatkan kedua anak tersebut.
Selain menghanguskan rumah utama milik Muhammad Dahlan, amukan api juga merambat dan membakar sebagian dinding rumah milik Nurhayati (70) serta Nuraini (30), keduanya merupakan ibu dan adik korban.
Geuchik Matang Neuheun, Sayed Hasan, mengungkapkan bahwa warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut gagal karena kobaran api yang terlalu besar.
"Api baru bisa dipadamkan setelah tiga unit armada pemadam kebakaran milik Pemkab Aceh Timur datang ke lokasi. Tidak ada yang tersisa, semua isi rumah, surat-surat berharga, hingga uang tunai Rp20 juta ikut terbakar," kata Sayed Hasan.
Di sisi lain, Geuchik Sayed Hasan menyampaikan harapan agar korban dan keluarganya diberikan kesabaran serta ketabahan dalam menghadapi ujian berat ini. Ia juga berharap pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Timur maupun instansi terkait dapat segera memberikan bantuan darurat serta perhatian kepada para korban yang saat ini kehilangan tempat tinggal.
"Kami berharap pemerintah daerah bisa segera turun tangan memberikan bantuan masa panik dan uluran tangan untuk meringankan beban warganya yang sedang tertimpa musibah ini," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....