DLHK Lhokseumawe Ajak Warga Memilah Sampah Rumah Tangga
- 16 Sep 2026 17:49 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe — Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Lhokseumawe menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam memilah limbah organik dan anorganik dari rumah.
Persoalan sampah kini tidak lagi dapat dianggap sebagai masalah kecil, melainkan ancaman nyata bagi keberlanjutan lingkungan hidup lokal jika tidak ditangani sejak dini.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala DLHK Kota Lhokseumawe, Zulfikar Syarif saat menjadi narasumber dalam program dialog Bincang Pagi Pro 1 RRI Lhokseumawe edisi Selasa, 15 September 2026.
Ia mengungkapkan bahwa produksi sampah di wilayah Kota Lhokseumawe saat ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari waktu ke waktu seiring pertumbuhan populasi. Menurut data DLHK Lhokseumawe, volume sampah yang masuk dan terakumulasi diperkirakan telah menembus angka 110 ton setiap harinya.
Sebagian besar dari jumlah sampah tersebut didominasi oleh sisa aktivitas rumah tangga sehari-hari yang belum terpilah dengan sistematis sebelum dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Zulfikar menjelaskan bahwa pola pengangkutan sampah dari rumah ke TPA tanpa proses pemilahan di tingkat sumber akan mempercepat penumpukan kapasitas tempat pembuangan. Kondisi seperti ini dinilai sangat berpotensi memicu berbagai krisis ekologi serta pencemaran lingkungan yang serius di masa depan jika dibiarkan berkelanjutan.
"Masyarakat diharapkan membiasakan memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah tangga untuk mengurangi beban TPA," kata Zulfikar.
Langkah pemilahan sederhana di tingkat rumah tangga dinilai efektif membantu pengolahan sampah organik menjadi kompos dan memudahkan daur ulang sampah anorganik.
Zulfikar juga menyampaikan bahwa masyarakat yang bernisiatif mengumpulkan dan memilah sampah secara mandiri, dapat memberitahukan kepada pihak DLHK. Petugas akan mengangkut dan mengumpulkan sampah hasil pilahan tersebut ke bank sampah untuk didaur ulang, atau dimanfaatkan untuk keperluan lainnya agar bernilai ekonomis bagi masyarakat.
Kesadaran soal pemilahan sampah ini memegang peranan krusial guna memperpanjang daya tampung TPA sekaligus menekan dampak buruk pencemaran tanah dan air. DLHK Kota Lhokseumawe berharap kepedulian dan sinergi antara pemerintah daerah, komunitas kebersihan, dan seluruh lapisan masyarakat agar permasalahan sampah tertangani dengan baik dan dapat mewujudkan Lhokseumawe sebagai kota yang asri .
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....