Penutupan Milad ke-800, Ayah Wa Serukan Aceh Utara Lebih Sejahtera
- 14 Sep 2026 11:12 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara – Rangkaian Milad ke-800 Aceh Utara/Samudera Pasai resmi ditutup setelah berlangsung selama tujuh hari. Acara penutupan berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan sejumlah unsur terkait.
Penutupan Milad ke-800 tersebut menjadi puncak dari seluruh rangkaian kegiatan yang digelar dalam memperingati perjalanan panjang sejarah Aceh Utara yang memiliki keterkaitan erat dengan Samudera Pasai sebagai salah satu pusat peradaban Islam di Nusantara.
Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Milad ke-800 Aceh Utara/Samudera Pasai.
Ayah Wa menyampaikan terima kasih kepada panitia, pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mendukung sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan meriah.
Dalam sambutannya yang disampaikan menggunakan bahasa Aceh, Ayah Wa juga menyampaikan harapan agar Aceh Utara ke depan dapat menjadi daerah yang lebih baik.
"kemajuan Aceh Utara tidak cukup hanya diwujudkan melalui slogan atau seremonial, tetapi harus dibuktikan dengan adanya peningkatan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat " ujar Ayah Wa Minggu 13 September 2026.
Ia menegaskan, pembangunan daerah harus memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan dan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat Aceh Utara.
"Semoga ke depan Aceh Utara lebih baik lagi. Bukan hanya slogan, tetapi harus ada kesejahteraan bagi rakyat Aceh Utara," demikian pesan Ayah Wa dalam sambutannya.
Milad ke-800 Aceh Utara/Samudera Pasai juga di hadiri wakil gubenur aceh Fadhullah dan juga perwakilan dari Kemensos RI Masyani Mansyur dan seluruh unsur muspida aceh utara. sehingga menjadi momentum untuk mengenang kembali sejarah dan kejayaan Samudera Pasai, sekaligus memperkuat semangat masyarakat dalam membangun daerah dengan tetap menjaga nilai sejarah dan budaya.
Berbagai kegiatan yang digelar selama tujuh hari mendapat antusiasme masyarakat. Rangkaian acara tidak hanya menghadirkan kegiatan seremonial, tetapi juga kegiatan yang bersifat edukatif, keagamaan, budaya, ekonomi dan hiburan.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian Milad ke-800, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan untuk mendukung pembangunan daerah.
Peringatan Milad ke-800 Samudera Pasai diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan sejarah, tetapi menjadi momentum untuk mewujudkan Aceh Utara yang semakin maju, mandiri dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....