Kalanami Resort Dorong Wisata Alam Takengon

  • 13 Sep 2026 14:52 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Takengon - Kalanami Resort menjadi salah satu bagian dari pengembangan kawasan wisata berbasis alam dan budaya di Kabupaten Aceh Tengah. Berada di kawasan Simpang Kelaping, Kecamatan Pegasing, resort tersebut menawarkan konsep penginapan yang terintegrasi dengan lingkungan alam sekitar.

Kalanami Resort merupakan bagian dari kawasan Lokop Badak Resort and Cultural Center yang juga menaungi sejumlah aktivitas dan fasilitas wisata, seperti Kala Waeh Arung Jeram serta galeri yang berkaitan dengan budaya kopi Gayo.

Pengelola Kalanami Resort menyebut pengembangan kawasan wisata tersebut tidak hanya berorientasi pada fasilitas penginapan, tetapi juga diarahkan untuk memberikan pengalaman wisata yang memanfaatkan potensi alam dan aktivitas masyarakat setempat.

CEO Kalanami Resort Syarlita Wardani mengatakan pelayanan menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan usaha pariwisata. Menurutnya, pengalaman wisatawan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas fisik, tetapi juga pelayanan selama berada di kawasan wisata.

“Pelayanan pariwisata tanpa mengedepankan hati yang melayani itu menurut saya tidak cukup untuk membuat tamu itu ingin balik lagi,” ujarnya.

Selain penginapan, kawasan tersebut juga dikembangkan dengan berbagai kegiatan pendukung pariwisata. Pengelola sebelumnya menyampaikan bahwa Kalanami Resort, Kala Waeh Arung Jeram, Galeri Gayo Hatta Hasan, dan Lokopbadak Park and Cultural Center tetap beroperasi sebagai bagian dari kawasan wisata tersebut.

Pengembangan kawasan wisata berbasis alam tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kembali aktivitas pariwisata di Aceh Tengah setelah sejumlah wilayah terdampak bencana pada akhir 2025.

Takengon sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan wisata dataran tinggi di Aceh dengan potensi wisata alam, agro wisata, serta Danau Laut Tawar. Kondisi geografis dan udara yang relatif sejuk menjadi salah satu daya tarik wisata di wilayah tersebut.

Pengelola Kalanami Resort berharap keberadaan kawasan wisata tersebut dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar melalui tumbuhnya usaha-usaha pendukung pariwisata.

“Dengan hidupnya satu lokasi usaha itu dapat menumbuhkan belasan usaha kecil lainnya di wilayah sekitar,” kata Syarlita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....