Mentri Agama RI Apresiasi Panggung Gembira Santri Misbahul Ulum

  • 12 Sep 2026 18:02 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., melalui video singkat menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas penyelenggaraan Panggung Gembira Angkatan ke-630 "Invictus Nexus Generation" tahun 2026. Acara ini dilaksanakan diPesantren Modern Misbahul Ulum. Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu,Kota Lhokseumawe, Jumat malam11 September 2026.

Dalam keterangannya, Menag menguraikan rekam jejak Pesantren Modern Misbahul Ulum sejak didirikan pada tahun 1993 di Desa Meuria Paloh. Menurutnya, lembaga pendidikan berbasis pesantren tersebut telah berkembang pesat menjadi pusat keilmuan dan peradaban Islam di wilayah tersebut.

"Lebih dari 4.000 alumni adalah jejak kontribusi pesantren ini dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Para alumni yang tersebar hingga ke Mesir, Timur Tengah, Asia, hingga Australia adalah bukti keberkahan, keikhlasan, dan dedikasi tanpa lelah para kiai dan ustadz-ustadzah," ujar Nasaruddin Umar.

Menag secara khusus menyoroti nama angkatan "Invictus Nexus Generation" yang dinilainya memiliki kedalaman makna yang relevan dengan tantangan zaman modern.

"Invictus melambangkan jiwa pejuang yang tangguh, tak tergoyahkan oleh hempasan zaman, serta teguh berdiri di atas prinsip keimanan.

Sedangkan Nexus mencerminkan peran santri sebagai jembatan peradaban yang menghubungkan tradisi keilmuan Islam (turats) dengan kemajuan sains dan teknologi modern, serta merajut ukhuwah untuk kebaikan umat," jelasnya.

Lebih lanjut, Menag berpesan agar para santri mampu membumikan ajaran Islam di tengah arus globalisasi dan disrupsi digital dengan pendekatan yang bijak, ilmiah, serta berakhlaqul karimah.

"Tunjukkan bahwa santri PMMU tidak hanya mampu bersaing di kancah global, tetapi juga mampu menjadi pilar kedamaian dan kemajuan bangsanya.

Panggung gembira ini bukan sekadar pentas seni, melainkan wujud kepemimpinan, kreativitas, dan kemandirian santri," tambahnya.

Mengakhiri keterangannya, Menteri Agama berharap momentum pementasan ini menjadi pijakan awal bagi para santri untuk mengepakkan sayap pengabdian yang lebih luas demi keberhasilan di dunia dan akhirat.

“Semoga Santri menjadi generasi pencetus peradaban yang membanggakan Aceh, Indonesia, dan dunia Islam”pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....