Persiapkan Atlet jelang PORA-Popda, Cabor Anggar Aceh Utara Intensifkan Latihan

  • 06 Sep 2026 19:20 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe — Pengurus Cabang (Pengcab) Olahraga Anggar Kabupaten Aceh Utara terus mematangkan persiapan para atletnya untuk menghadapi sejumlah agenda kejuaraan mendatang, khususnya Pekan Olahraga Aceh (PORA) dan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).

Ketua Cabor Anggar Aceh Utara, Zulfikar ST, menyatakan bahwa program latihan atlet sejatinya terus berjalan secara rutin tanpa terputus. Namun, menjelang pelaksanaan event, intensitas latihan ditingkatkan secara khusus sesuai tahapan periodisasi.

"Sebenarnya latihan kita tidak pernah berhenti. Hanya saja, ketika menghitung mundur menuju event, ada intensitas yang ditingkatkan, mulai dari persiapan umum, teknik, hingga latihan khusus seperti taktik, strategi, dan tryout, latihan atlet dipusatkan di satu tempat, namun dengan fokus dan porsi spesialisasi latihan yang disesuaikan," kata Zulfikar, Minggu, 6 September 2026.

Ia menjelaskan, saat ini Anggar Aceh Utara membina puluhan atlet dari berbagai tingkatan, mulai dari kategori pra-cadet, cadet, junior, hingga senior. Dari total atlet yang ada, sebanyak 23 atlet putra dan putri telah dipastikan mengantongi tiket lolos Pra-PORA dan kini fokus mematangkan persiapan menuju PORA.

“Selain untuk PORA, persiapan juga difokuskan pada ajang Popda. Untuk ajang olahraga pelajar ini, Pengcab Anggar Aceh Utara mendapat dukungan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh Utara untuk membina 8 atlet dan 3 pelatih melalui program pembinaan khusus. Jumlah tersebut juga berpotensi bertambah sesuai nomor pertandingan yang akan diperlombakan.’jelasnya.

Lanjutnya, untuk persiapan POPDA telah mempersiapkan 12 atlet putra dan putra, untuk 8 orang atlet putra dan putri dibina oleh Disporapar Aceh Utara melalui program PPLPD, dan 2 orang atlet putra dibina di SMAKON (Sekolah Menengah Atas Keberbakatan Olahraga Negeri) di Banda Aceh dibawah Dispora Provinsi Aceh dan 2 orang atlet binaan Pengcab Ikasi Aceh Utara.

“Untuk tahun 2026 ini ada 3 orang atlet anggar Aceh Utara yang sudah dipanggil dan sdh mengikuti pelatda PON BELA DIRI tahun 2026 dan pra PON tahun 2027, kita harapkan para atlet khususnya cabor Anggar mampu melanjutkan tradisi menyumbang medali dan mengukir prestasi bagi Kabupaten Aceh Utara pada ajang-ajang mendatang seperti pada ajang sebelumnya,”harapnya.

Di sisi lain, Zulfikar membeberkan dinamika yang dihadapi timnya akibat adanya penundaan jadwal event seperti PORA dan Popda. Menurutnya, penundaan tersebut berdampak langsung pada regulasi usia atlet Beberapa atlet potensial yang sebelumnya disiapkan secara khusus untuk Popda terpaksa gagal tampil karena usianya sudah melewati batas maksimal akibat penundaan jadwal selama satu tahun.

"Penundaan ini cukup berefek pada faktor usia. Atlet yang sudah kita persilakan dan targetkan meraih prestasi terbaik di Popda akhirnya kelebihan umur. Namun, kami mengatasi hal ini dengan sistem pembinaan yang berlapis," pungkas Zulfikar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....