Cuaca kembali Kondusif, Tidak Ada Potensi Hujan Maupun Hotspot

  • 05 Sep 2026 11:07 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Setelah sempat diguyur hujan beberapa hari ke belakang, sejak tanggal 1 hingga 3 September, hari ini cuaca di Propinsi Aceh kembali Kondusif. Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Aceh bagian utara dan timur pada Sabtu, 5 September 2026 dilaporkan kembali stabil.

Wilayah tersebut meliputi Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Timur, hingga Kota Langsa yang didominasi berawan hingga cerah berawan sepanjang hari.

Hal ini disampaikan Prakirawan cuaca BMKG Malikussaleh Aceh Utara, Karendra Muiz, dalam program Info Cuaca RRI Pro Satu Lhokseumawe edisi Sabtu, 5 September 2026. BMKG juga melaporkan suhu udara di wilayah pantauannya yang tergolong panas berkisar antara 28 derajat hingga mencapai 33 derajat celsius.

Kondisi ini cenderung panas sehingga masyarakat dihimbau untuk melindungi diri dari paparan sinar ultraviolet dengan menggunakan topi, jaket, maupun menggunakan tabir surya di wajah serta mencukupi kebutuhan cairan dengan memperbanyak minum air putih.

Kondisi hujan beberapa hari lalu turut menyebabkan hilangnya titik panas (hotspot) di wilayah Aceh. Hingga pagi tadi, BMKG melaporkan citra satelit memperlihatkan tidak terlihat satupun titik panas di wilayah Aceh untuk hari ini.

Selain itu, BMKG menyebutkan tinggi gelombang laut di perairan juga terpantau normal, yakni berkisar antara 0,1 hingga 0,6 meter. Sedangkan tinggi gelombang di jarak 20 kilometer lepas pantai berkisar 0,5 hingga 1 meter.

Kecepatan angin juga relatif stabil di perairan maupun daratan yaitu berada pada kisaran 2 hingga 10 kilometer per jam dan 6 hingga 18 kilometer per jam. Kondisi ini dianggap cukup aman untuk aktifitas warga pesisir dan juga pelayaran.

Sementara itu, tingkat kelembapan udara dilaporkan mulai dari 69 hingga 72 persen. Karendra mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

"Kondisi saat ini merupakan musim kemarau memasuki musim hujan, masyarakat dihimbau waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat berlangsung secara signifikan ,” ujarnya kepada RRI.

BMKG juga mengajak masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan dan wilayah perairan, untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....