BMKG Malikussaleh Prediksi Cuaca Dinamis Hari Ini
- 02 Sep 2026 14:59 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Malikussaleh Aceh Utara menyampaikan prakiraan cuaca terkini untuk wilayah pesisir timur hingga dataran tinggi Aceh. Prakirawan BMKG Malikussaleh, Kharendra Muiz, menjelaskan dalam program Info Cuaca di Pro 1 RRI Lhokseumawe, Rabu 2 September 2026 pukul 08.00 WIB, bahwa suhu udara maksimal pada siang hari diperkirakan mencapai 30 hingga 33 derajat Celsius. Secara umum, kondisi cuaca pada pagi hingga sore hari didominasi berawan di wilayah Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa, Bireuen, dan Bener Meriah.
Berdasarkan hasil pantauan satelit pada pagi hari, konsentrasi awan tebal dan hujan terpantau masih terfokus di kawasan laut serta area pantai. Cuaca diperkirakan bakal kembali terasa panas pada siang hari, sebelum berubah menjadi berawan pada sore hari di wilayah Bireuen, Bener Meriah, dan Aceh Timur. Sementara itu, saat menjelang waktu magrib, wilayah bagian tengah Aceh diprediksi akan kembali diselimuti awan.
Terkait sebaran titik panas (*hotspot*), Kharendra mengungkapkan bahwa sebelumnya sempat terdeteksi sejumlah titik di beberapa lokasi, seperti 10 titik di Aceh Barat, 8 titik di Aceh Selatan, 2 titik di Aceh Tengah, serta 2 titik di Aceh Utara yang tersebar di Kecamatan Sawang dan Muara Satu Lhokseumawe. Namun, pantauan satelit terbaru pagi ini menunjukkan titik-titik panas tersebut telah hilang. Jika kondisi berawan terus bertahan sepanjang hari, potensi kemunculan titik panas baru diperkirakan makin kecil.
Untuk wilayah pesisir, kecepatan angin berembus antara 5 hingga 14 km/jam dan berpotensi meningkat menjadi 8 hingga 20 km/jam menjelang sore hari. Ketinggian gelombang laut di area perairan pesisir berkisar antara 0,1 hingga 0,6 meter, sedangkan di wilayah lepas pantai 20 km mencapai 0,6 hingga 1,2 meter. Mengingat kondisi cuaca yang cukup bervariasi, BMKG mengimbau para nelayan untuk selalu waspada dan tidak melaut terlalu jauh, serta mengimbau warga dataran tinggi untuk tidak berteduh di bawah pohon rindang guna menghindari risiko sambaran petir dan dahan patah saat hujan sore.
Selain itu, BMKG Malikussaleh juga mengingatkan para petani dan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, karena kondisi ilalang yang kering dapat memicu kebakaran yang lebih luas. Kharendra menegaskan agar para pemuda maupun perokok tidak membuang puntung rokok secara sembarangan di area yang kering. Kewaspadaan bersama dari seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko bencana, baik di darat maupun perairan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....