BMKG Malikussaleh Imbau Kewaspadaan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

  • 22 Agt 2026 18:14 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang berlaku sepanjang sore hingga malam hari, Sabtu 22 Agustus 2026. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Malikussaleh, Hesti Fauziah, menyampaikan bahwa kondisi cuaca secara umum terpantau berawan tebal di sejumlah wilayah, mulai dari Lhokseumawe, Bener Meriah, Aceh Utara, hingga Langsa. Wilayah - wilayah tersebut berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpeluang disertai kilat, petir, serta angin kencang, dengan sebaran yang diperkirakan meluas ke Bireuen dan Aceh Timur.

Dari aspek parameter cuaca, suhu udara di siang hingga sore hari tercatat berada pada angka 30,8 derajat Celsius. Namun, memasuki malam hari, suhu udara diprakirakan mengalami penurunan menjadi 26 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi mencapai 94 persen. Meskipun hasil pemantauan menunjukkan tidak terdapat adanya sebaran titik panas (hotspot), masyarakat diimbau untuk tidak lengah. Mengingat sebagian besar wilayah kabupaten dan kota berpotensi dilanda hujan pada malam hari, warga diharapkan aktif memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala melalui kanal resmi dan aplikasi BMKG.

Hesti juga secara khusus melayangkan imbauan keselamatan bagi para pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan pada malam hari. Kondisi cuaca basah dan guyuran hujan lebat berpotensi menurunkan jarak pandang pengemudi secara drastis serta membuat permukaan jalan licin. Oleh karena itu, para pengendara yang berkendara di malam hari diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak aman kendaraan, memperhitungkan jarak pandang yang terbatas, serta selalu mengutamakan keselamatan selama dalam perjalanan.

Sementara itu, untuk wilayah perairan dan pesisir pantai di sepanjang kawasan tersebut, BMKG mencatat kondisi gelombang laut relatif aman dan kondusif bagi aktivitas pelayaran. Ketinggian gelombang laut di kawasan pesisir diprakirakan hanya berkisar antara 0,2 hingga 0,8 meter dengan kecepatan angin berembus pelan antara 4 sampai 12 kilometer per jam. Adapun untuk wilayah lepas pantai pada radius 20 kilometer, kecepatan angin terpantau bergerak sedikit lebih kencang dengan batas maksimum mencapai 18 kilometer per jam.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....