Hukum Mendengarkan Khotbah Jumat
- 22 Agt 2026 14:02 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Mendengarkan khotbah Jumat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan ibadah Jumat. Ketika khatib mulai menyampaikan khotbah, umat Islam dianjurkan untuk diam, memperhatikan, dan menyimak pesan yang disampaikan. Khotbah bukan sekadar rangkaian nasihat, tetapi menjadi sarana untuk mengingatkan jamaah tentang ketakwaan, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan kesadaran dalam menjalankan perintah Allah SWT. Karena itu, jamaah hendaknya meninggalkan aktivitas yang dapat mengganggu kekhusyukan selama khotbah berlangsung.
Perintah untuk menyimak khotbah juga memiliki landasan dalam Al-Qur'an. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-A'raf ayat 204: “Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah dan diamlah, agar kamu mendapat rahmat.” Ayat ini menjadi salah satu dasar penting mengenai keutamaan diam dan mendengarkan ketika berada dalam suasana ibadah. Dalam konteks khotbah Jumat, sikap tenang dan perhatian membantu jamaah memperoleh manfaat dari nasihat agama yang disampaikan oleh khatib.
Rasulullah SAW juga memberikan peringatan agar jamaah tidak berbicara ketika khatib sedang menyampaikan khotbah. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa ketika seseorang berkata kepada temannya, “Diamlah!”, pada saat imam sedang berkhotbah, maka ia telah melakukan perbuatan yang sia-sia. Hadis tersebut menunjukkan betapa pentingnya menjaga ketenangan selama khotbah, termasuk tidak mengobrol, bermain-main, menggunakan telepon tanpa keperluan, atau melakukan aktivitas yang menghilangkan perhatian terhadap khutbah.
Menyimak khotbah Jumat dengan baik membawa banyak kebaikan, karena setiap nasihat yang didengar dapat menjadi pengingat untuk memperbaiki diri. Jamaah dapat mengambil pelajaran tentang ketakwaan, kejujuran, kepedulian kepada sesama, serta berbagai persoalan kehidupan yang sesuai dengan tuntunan Islam. Dengan demikian, menghadiri Jumat bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengisi hati dengan ilmu dan nasihat. Sikap diam, fokus, dan menghormati khatib merupakan bagian dari adab yang membantu menciptakan suasana ibadah yang khusyuk dan penuh keberkahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....