Cuaca Berawan Dominasi Lhokseumawe hingga Langsa,Dini Hari Berawan Tebal
- 20 Agt 2026 18:03 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Cuaca berawan diprakirakan mendominasi enam wilayah kerja BMKG Malikussaleh pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kondisi tersebut meliputi Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bireuen, Bener Meriah, Aceh Utara, Aceh Timur, hingga Kota Langsa.
Prakirawan Cuaca BMKG Malikussaleh, Attiya Shakila Giananti, dalam siaran Info Cuaca Sore di Pro1 RRI Lhokseumawe menyampaikan, kondisi berawan diprakirakan bertahan hingga malam hari. Sementara memasuki dini hari, tutupan awan diperkirakan semakin tebal.
“Untuk wilayah kerja BMKG Malikussaleh hari ini secara umum kondisi cuaca berawan dan diprakirakan bertahan hingga malam. Kemudian pada dini hari, kondisi berawan cenderung semakin tebal,” ujar Attiya.
Suhu udara di enam wilayah tersebut diprakirakan berada pada kisaran 26 hingga 33 derajat Celsius, dengan kecepatan angin sekitar 12 kilometer per jam. Sementara untuk kondisi perairan, tinggi gelombang diprakirakan relatif rendah, yakni sekitar 0,2 hingga 0,8 meter.
Attiya mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan perkembangan cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu. Informasi cuaca terbaru dari BMKG juga penting diperhatikan, terutama bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan maupun kegiatan di wilayah pesisir.
“Walaupun secara umum kondisi cuaca berawan, masyarakat tetap kami imbau untuk waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu dan terus memantau informasi cuaca dari BMKG,” katanya.
Selain perubahan cuaca, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan. Terlebih, kondisi kemarau yang semakin mendominasi, membuat kondisi udara di beberapa daerah menjadi lebih kering. BMKG sebelumnya juga mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi dampak cuaca panas dan kondisi yang lebih kering selama periode kemarau.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Pembakaran lahan yang tidak terkendali dapat dengan mudah meluas ketika kondisi lingkungan relatif kering dan berangin. Masyarakat juga diharapkan tetap mengikuti informasi dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....