Veteran Aceh Ajak Generasi Muda Rawat Persatuan dan Damai
- 19 Agt 2026 15:30 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Ketua DPD Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Aceh, Kolonel Purnawirawan H. Muhammad Djafar Karim, mengajak generasi muda meneruskan semangat perjuangan para pendahulu dengan menjaga persatuan, keutuhan bangsa, serta perdamaian yang telah terbangun di Aceh. Pesan itu disampaikan Djafar seusai menghadiri penyerahan cenderamata kepada keluarga pahlawan, perintis kemerdekaan, veteran dan warakawuri di Anjongan Mon Mata, Banda Aceh, Rabu 19 Agustus 2026.
Djafar mengatakan semangat perjuangan tidak cukup dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi harus diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat. Pengalaman para pejuang, menurutnya, menjadi pengingat bahwa persatuan merupakan kekuatan utama dalam mempertahankan negara. “Pesan saya sebagai veteran, jagalah sama-sama, kita pelihara negara ini. Jangan ada pengkhianat-pengkhianat yang merusak negara kita. Ini penting bagi generasi muda,” ujarnya.
Ia juga mendorong nilai-nilai perjuangan 1945 terus diwariskan kepada generasi muda di tengah perubahan zaman. Djafar yang pernah bertugas sebagai veteran Pembela Kemerdekaan di Timor-Timur mengatakan semangat perjuangan harus tetap hidup sebagai landasan dalam menjaga kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Selain persatuan, Djafar menekankan pentingnya seluruh pihak menjaga perdamaian Aceh yang telah dibangun melalui Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki. Menanggapi peristiwa yang terjadi dalam peringatan Hari Damai Aceh ke-21 pada 15 Agustus 2026, ia berharap situasi tersebut tidak mengganggu komitmen perdamaian. “Yang kita harapkan, kita kan sudah ada satu komitmen, MoU itu. Ya itu saja yang kita pelihara,” katanya.
Djafar berharap masyarakat, khususnya generasi muda, bersama-sama menjaga suasana Aceh tetap aman dan kondusif. Menurutnya, perdamaian merupakan modal penting agar pembangunan terus berjalan dan masyarakat dapat menatap masa depan dengan lebih baik. Ia mengajak semua pihak mengedepankan kepentingan masyarakat dan masa depan Aceh di atas kepentingan lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....