Mengapa Manusia Menyembah Makhluk? Menelusuri Akar Penyimpangan Tauhidar

  • 19 Agt 2026 07:59 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Dalam program tausiah sore Pro 1 RRI Lhokseumawe edisi Selasa 18 Agustus 2026, Ustadz Muhadar, S.Th.I. menyampaikan siraman rohani menjelang Maghrib dengan mengangkat tema penting mengenai alasan mengapa manusia bisa terjebak dalam penghambaan kepada sesama makhluk.

Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa faktor utama dari fenomena ini adalah lemahnya pemahaman tauhid serta tingginya rasa kebergantungan manusia terhadap hal-hal yang bersifat fisik dan kasat mata.

Ketika seseorang tidak mengenal Allah SWT secara mendalam melalui sifat-sifat-Nya, mereka cenderung mencari sosok atau benda yang dianggap memiliki kekuatan gaib atau pengaruh besar dalam hidup mereka, seperti figur manusia, benda keramat, maupun fenomena alam, untuk dijadikan tempat bergantung dan memohon perlindungan.

Lebih lanjut, Ustadz Muhadar menekankan pentingnya meluruskan kembali fitrah manusia untuk hanya menyembah sang Pencipta, bukan ciptaan-Nya. Menyembah makhluk merupakan bentuk penyimpangan terbesar dalam Islam, yakni perbuatan syirik, yang tidak hanya merusak akidah tetapi juga merendahkan derajat dan martabat mulia manusia itu sendiri. Melalui tausiah ini.

Beliau mengajak seluruh pendengar RRI Lhokseumawe untuk senantiasa memperkuat keimanan, memperdalam ilmu agama, serta membersihkan hati dari segala bentuk ketergantungan selain kepada Allah SWT. Hanya dengan bertauhid secara murni, seorang hamba dapat meraih ketenangan jiwa yang sejati dan terbebas dari penghambaan kepada sesama makhluk.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....