Generasi Muda Diajak Mengisi Kemerdekaan lewat Kontribusi Nyata

  • 12 Agt 2026 23:48 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID , Lhokseumawe - Generasi muda diimbau untuk mengisi kemerdekaan Republik Indonesia dengan berbagai kegiatan positif dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Tantangan yang dihadapi pemuda pada era modern saat ini bukan lagi perlawanan fisik melawan penjajah, melainkan bagaimana memanfaatkan kebebasan untuk belajar, berkarya, serta berorganisasi.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Lhokseumawe, Muhammad Irfan, dalam program acara Bincang Pagi Pro 1 RRI Lhokseumawe edisi Selasa, 11 Agustus 2026.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus tecermin dari kepekaan sosial dan prestasi generasi muda. Pemuda dituntut untuk tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga tanggap terhadap berbagai persoalan di sekitarnya.

Irfan menjelaskan bahwa salah satu bentuk aksi nyata yang dapat dilakukan oleh mahasiswa dan pelajar adalah terlibat aktif dalam kegiatan sosial, seperti kepedulian terhadap korban bencana alam.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menyampaikan aspirasi rakyat secara santun melalui jalur dialogis.Terkait penyampaian pendapat, Irfan menilai aksi turun ke jalan atau demonstrasi hendaknya menjadi pilihan terakhir.

Ia mendorong para pemuda untuk mengutamakan forum dialog, seperti Rapat Dengar Pendapat (RDP) maupun audiensi dengan pihak pemerintah dan lembaga terkait.

Di samping itu, penggunaan media sosial secara bijak turut menjadi sorotan utama dalam momentum peringatan HUT ke-81 RI ini. Kemajuan teknologi digital dipandang sebagai sarana efektif untuk belajar, menyebarkan informasi bermanfaat, serta mengenalkan sejarah dan budaya bangsa kepada generasi muda.

Guna menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI, Irfan mengajak masyarakat dan pemuda untuk melakukan refleksi diri. Kegiatan seperti zikir bersama, tausiah, serta pengenalan film-film sejarah dianggap sangat efektif untuk menumbuhkan kembali nilai-nilai patriotisme yang mulai memudar di kalangan generasi z.

Sebagai penutup, ia mengingatkan agar para pemuda tidak ragu untuk memulai kebaikan dari hal-hal kecil di lingkungan sekitar. "Jangan menunggu menjadi hebat untuk mulai berbuat. Mulailah dari hal kecil dari lingkungan kita sendiri, karena kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan generasi sebelumnya," tutur Irfan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....