Cuaca Lhokseumawe dan Sekitarnya Berpotensi Hujan pada Malam Hari
- 12 Agt 2026 17:57 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Cuaca di wilayah Lhokseumawe dan sejumlah daerah sekitarnya pada Rabu sore, 12 Agustus 2026, secara umum diprakirakan berawan tebal. Kondisi tersebut meliputi wilayah Bireuen hingga Langsa dan Bener Meriah.
Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Malikussaleh, Attiya Shakila Giananti, dalam siaran informasi cuaca sore di Pro1 RRI Lhokseumawe menyampaikan, kondisi cuaca diprakirakan mengalami perubahan pada malam hari.
“Untuk kondisi cuaca sore ini secara umum diprakirakan berawan tebal di wilayah Bireuen hingga Langsa dan Bener Meriah. Memasuki malam hari, Bireuen berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir, dengan durasi sekitar satu hingga maksimal tiga jam. Sementara untuk Aceh Utara, Lhokseumawe, dan sebagian Aceh Timur berpotensi hujan ringan,” ujar Attiya Shakila Giananti.
Di Bireuen, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi dan dapat disertai angin kencang serta petir. Durasi hujan diprakirakan berlangsung singkat hingga sedang, sekitar satu hingga maksimal tiga jam.
Sementara Aceh Utara, Lhokseumawe, dan sebagian Aceh Timur berpotensi mengalami hujan ringan pada malam hari. Sedangkan sebagian Aceh Timur, Langsa, dan Bener Meriah diprakirakan berawan tebal dan berpotensi berkabut pada dini hari.
“Untuk sebagian Aceh Timur, Langsa, dan Bener Meriah, kondisi malam hari diprakirakan berawan tebal dan berpotensi berkabut pada dini hari. Suhu udara sore ini mencapai 32 derajat Celsius dan pada sore hingga malam diperkirakan berkisar 25 sampai 29 derajat Celsius,” lanjut Attiya.
Untuk kondisi laut, tinggi gelombang di perairan Lhokseumawe-Aceh Utara serta Aceh Timur-Langsa masih diprakirakan dalam kategori rendah. Gelombang di wilayah pesisir maupun lepas pantai diperkirakan berkisar 0,2 hingga 0,8 meter.
“Untuk kondisi perairan Lhokseumawe-Aceh Utara dan Aceh Timur-Langsa, tinggi gelombang masih dalam kategori rendah, sekitar 0,2 hingga 0,8 meter, baik di wilayah pesisir maupun lepas pantai,” jelasnya.
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada saat beraktivitas di luar ruangan dengan menyiapkan perlengkapan hujan dan peralatan keselamatan, baik untuk aktivitas di darat maupun di laut.
“Masyarakat kami imbau tetap waspada saat beraktivitas di luar ruangan, termasuk pengendara dan nelayan, terutama terhadap penurunan jarak pandang akibat hujan maupun kabut serta kondisi jalan yang licin,” pungkas Attiya.
Pengendara diharapkan lebih berhati-hati saat hujan maupun ketika jarak pandang menurun akibat kabut. Sementara nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di laut tetap disarankan memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....