Masih Adakah “Bestie Goals” di Era Media Sosial?
- 10 Agt 2026 07:48 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Di tengah maraknya media sosial, istilah bestie goals masih sering digunakan untuk menggambarkan persahabatan yang terlihat begitu kompak, saling mendukung, dan selalu hadir dalam berbagai momen. Foto bersama, liburan bareng, hingga saling memberikan kejutan kerap menjadi gambaran persahabatan ideal yang dibagikan di Instagram, TikTok, maupun platform lainnya. Namun, muncul pertanyaan, apakah persahabatan seperti itu masih benar-benar ada atau hanya terlihat indah di layar?
Dalam live program Jaga Malam di 95, 2 RRI Pro 2 Fm Lhokseumawe, Minggu malam 9 Agustus 2026, Eghi Poetra sebagai penyiar menginfokan bahwa media sosial memang membuat hubungan pertemanan menjadi lebih mudah terhubung, tetapi pada saat yang sama juga dapat menciptakan standar persahabatan yang tidak realistis. Tidak sedikit orang yang merasa hubungan pertemanannya kurang menyenangkan karena membandingkannya dengan konten persahabatan orang lain. Padahal, tidak semua momen dalam sebuah pertemanan harus dipublikasikan. Persahabatan yang sehat justru dapat terlihat dari rasa nyaman untuk menjadi diri sendiri, bukan sekadar dari seberapa sering tampil bersama di media sosial.
Di era digital, bestie goals seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai sahabat yang selalu kompak di depan kamera. Lebih dari itu, persahabatan yang berkualitas adalah ketika seseorang mampu memberikan dukungan saat temannya menghadapi masalah, menghargai perbedaan, menjaga kepercayaan, dan tetap hadir meski tidak ada yang perlu dipamerkan. Bahkan, terkadang bentuk perhatian paling tulus justru terjadi dalam percakapan pribadi yang tidak pernah masuk ke dalam unggahan media sosial.
Karena itu, bestie goals sebenarnya masih ada, tetapi bentuknya mungkin sudah berubah. Bukan lagi tentang siapa yang paling sering membuat konten bersama, melainkan siapa yang tetap bertahan ketika kehidupan tidak selalu menyenangkan. Media sosial boleh menjadi tempat berbagi kebahagiaan, tetapi jangan sampai menjadi ukuran utama kualitas sebuah persahabatan. Sebab, sahabat sejati tidak selalu terlihat kompak di layar, tetapi terasa nyata ketika dibutuhkan dalam kehidupan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....