Islam Berikan Solusi Mengatasi Masalah Kesehatan Mental
- 08 Agt 2026 10:56 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, LHOKSEUMAWE — Radio Republik Indonesia (RRI) Lhokseumawe menggelar siaran dakwah interaktif bertajuk Mutiara Pagi yang bekerja sama dengan Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe.
Dalam tayangan siar edisi Sabtu, 8 Agustus 2026 pembahasanq Mutiara Pagi mengulas bagaimana penanganan gangguan kesehatan mental (mental health) serta fenomena insecure dan overthinking dalam perspektif ajaran Islam.
Dalam tausiah tersebut hadir sebagai narasumber, Ustaz Mirza Gunawan. Ustaz Gunawan menyoroti maraknya problematika sosial di masyarakat yang kerap berakar dari kondisi mental yang tidak stabil.
Berbagai dinamika kehidupan, mulai dari konflik rumah tangga hingga fenomena kecemasan diri, menjadi alasan utama pentingnya edukasi kesehatan jiwa berbasis tuntunan Al-Qur'an dan Sunnah.
Ustaz Mirza Gunawan, menegaskan bahwa akar dari seluruh permasalahan kesehatan jiwa sejatinya bermula dari kondisi hati manusia. Menurutnya, Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa bersyukur dan fokus pada perbaikan diri sendiri tanpa perlu membandingkan pencapaian hidup dengan orang lain.
Dalam tausiahnya, Ustaz Gunawan juga menjelaskan pentingnya mengelola rasa cemas melalui pendekatan spiritual yang tepat. "Islam mengajarkan kita untuk mengubah rasa takut dan insecure-nya melalui doa. Jangan pernah membandingkan hidup kita dengan orang lain karena garis start dan garis finish kita berbeda," pesan Ustaz Gunawan.
Ustaz yang akrab disapa Uge ini juga mengingatkan bahwa pemahaman mengenai urusan duniawi dan ukhrawi harus ditempatkan secara proporsional sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW.
Dalam urusan materi duniawi, umat Islam dianjurkan untuk melihat ke bawah agar senantiasa bersyukur, sedangkan dalam hal ibadah dan ketakwaan hendaknya melihat ke atas sebagai motivasi diri.
Melalui siaran rutin Mutiara Pagi ini diharapkan masyarakat bisa memahami bahwa kunci utama untuk meraih ketenangan jiwa di tengah tingginya tekanan zaman adalah dengan memperkuat iman serta menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman utama.
Perlu juga diingat bahwa, penilaian nilai diri seorang hamba selama di dunia juga tidak diukur dari standar manusia atau atribut duniawi, melainkan dari niat dan keridaan Allah SWT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....