Ustadz Khairunnasri Jelaskan Dampak Positif dari Rasa Syukur
- 08 Agt 2026 08:39 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Program siaran Mutiara Pagi RRI Pro Satu Lhokseumawe edisi Kamis, 6 Agustus 2026 mengulas pentingnya menyadari dampak positif dari rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.
Narasumber program tersebut, Ustadz Khairunnasri menjelaskan bahwa Rasa syukur dipandang bukan sekadar ucapan lisan semata, melainkan landasan sikap spiritual yang memengaruhi kondisi mental dan fisik seorang muslim secara menyeluruh.
Umat Islam hendaknya meyakini segala pencapaian maupun harta benda yang dimiliki merupakan titipan dari Allah SWT. Berbeda dengan pandangan materi yang menganggap keberhasilan murni hasil intelektual dan kerja keras pribadi, seorang muslim sejatinya hanya memegang "hak pakai" atas amanah rezeki tersebut.
Ustaz Khairun menekankan pentingnya kesadaran bahwa manusia hanyalah pelaksana skenario Tuhan dalam menjalani setiap perjalanan hidup. "Sebab apa pun yang kita dapat hari ini dalam perjalanan episode kehidupan kita, sesungguhnya ini miliknya Alla," tuturnya.
Selain itu, tausiah ini juga memberikan peringatan mengenai konsekuensi bagi orang-orang yang kufur nikmat atau tidak pandai berterima kasih. Azab atas orang yang tidak bersyukur tidak hanya diancam di akhirat, tetapi juga diwujudkan langsung di dunia berupa hati yang sempit, hidup yang rumit, hingga hubungan keluarga yang kurang harmonis.
Mengenai dampaknya terhadap kesehatan mental, penerapan rasa syukur terbukti menjadi solusi efektif dalam menurunkan tingkat stres dan tekanan jiwa. Ketika seseorang mampu berdamai dan membiasakan diri untuk bersyukur, tekanan emosional akan berkurang sehingga jiwa menjadi lebih stabil.
Dampak lanjutan dari berkurangnya tingkat stres tersebut adalah terciptanya ketenangan batin yang berujung pada peningkatan kebahagiaan hidup. "Bila tekanan itu sedikit menghilang, maka konsekuensinya adalah hati menjadi jauh lebih tenang. Kita akan berada dalam kondisi di mana batin ini menjadi jauh lebih santai, rileks, dan terkontrol," tutur Ustaz Khairun.
Sebagai penutup, dirinya mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa mengimplementasikan rasa syukur secara intelektual dan lewat perbuatan nyata agar memperoleh ketenangan jiwa yang hakiki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....