Toren Air Berlumut Menandakan Perlunya Pembersihan Secara Berkala

  • 04 Agt 2026 19:22 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Lumut di dalam toren air sering luput dari perhatian karena letaknya tertutup. Padahal, munculnya lumut dan endapan menjadi tanda toren perlu diperiksa dan dibersihkan agar kondisi air tetap terjaga.

Toren yang kotor perlu dikuras dan dibersihkan secara berkala. Dalam penerapan 3M Plus, Kemenkes RI juga menganjurkan tempat penampungan air dikuras, dibersihkan, dan bagian dindingnya digosok hingga bersih.

Cara Membersihkan Toren

Kosongkan toren terlebih dahulu dengan mematikan aliran air yang masuk dan mengeluarkan air yang tersisa. Jika menggunakan pompa, matikan pompa sebelum proses pembersihan.

Tidak perlu masuk ke dalam toren. Gunakan sikat bertangkai panjang untuk membersihkan lumut dan endapan pada dinding serta dasar toren.

Setelah disikat, bilas dengan air bersih hingga tidak ada sisa kotoran maupun bahan pembersih. Untuk wadah penyimpanan air, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan pembersihan secara rutin menggunakan sabun dan air, kemudian dibilas hingga bersih.

Hindari penggunaan bahan kimia rumah tangga yang tidak jelas peruntukannya. Jika menggunakan produk pembersih, ikuti petunjuk penggunaannya. Air bekas pencucian juga sebaiknya tidak digunakan untuk minum atau memasak.

Mencegah Lumut Muncul Kembali

Pastikan toren selalu tertutup rapat. Menutup tempat penampungan air juga menjadi bagian dari penerapan 3M Plus yang dianjurkan Kemenkes RI. Sementara itu, CDC menyarankan wadah penyimpanan air ditempatkan di lokasi yang tidak terkena sinar matahari langsung.

Toren juga perlu diperiksa secara berkala. Jika mulai terlihat lumut atau endapan, segera lakukan pembersihan. Bila sumber air membawa banyak pasir atau endapan, penyaringan yang sesuai dapat membantu mengurangi kotoran yang masuk.

Kebersihan toren ikut menentukan kondisi air yang disimpan. Membersihkan toren secara rutin, membilasnya hingga bersih, dan memastikan penutup tetap rapat merupakan langkah yang lebih penting.

Dengan perawatan sederhana yang dilakukan secara berkala, kebersihan toren dapat lebih terjaga dan risiko masuknya kotoran ke dalam air bisa diminimalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....