Sejarah Dharma Wanita, Organisasi Perempuan Berdiri 5 Agustus 1974
- 04 Agt 2026 10:52 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Dharma Wanita merupakan organisasi kemasyarakatan perempuan yang berdiri pada 5 Agustus 1974. Organisasi ini awalnya bernama Dharma Wanita dan menjadi wadah bagi istri Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota ABRI, serta pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Berdasarkan laman resmi Dharma Wanita Persatuan, organisasi ini diprakarsai oleh Ibu Negara saat itu, Tien Soeharto, dan didirikan oleh Amir Machmud yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina KORPRI. Seiring perkembangan zaman, Dharma Wanita kemudian bertransformasi menjadi organisasi yang netral, independen, dan demokratis.
Pada era Reformasi, tepatnya melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) tahun 1999, nama organisasi resmi berubah menjadi Dharma Wanita Persatuan (DWP). Meski berdiri pada 5 Agustus 1974, Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan diperingati setiap 7 Desember, bertepatan dengan pengesahan nama baru organisasi tersebut.
Hingga kini, Dharma Wanita Persatuan terus berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya perempuan dan keluarga melalui berbagai program di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, dan budaya.
Aktivitas organisasi ini juga mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan yang bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat, pelayanan sosial, serta memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....