Skena Bukan Sekadar Gaya, Ini Makna yang Sebenarnya
- 31 Jul 2026 22:51 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Istilah "skena" belakangan semakin sering terdengar di kalangan anak muda dan ramai digunakan di media sosial. Tak sedikit yang menganggap skena hanya identik dengan penampilan nyentrik, nongkrong di kafe estetik, atau gemar menghadiri konser musik indie. Padahal, makna skena jauh lebih luas daripada sekadar mengikuti tren.
Secara sederhana, skena merupakan serapan dari kata "scene" dalam bahasa Inggris yang berarti lingkungan atau komunitas dengan minat, hobi, dan budaya yang sama. Seseorang disebut bagian dari skena ketika aktif berinteraksi, berkarya, atau berkontribusi dalam komunitas tertentu, seperti musik, seni, fotografi, skateboard, hingga dunia kreatif lainnya.
Sosiolog menjelaskan bahwa keberadaan skena menjadi ruang bagi anak muda untuk menemukan identitas, memperluas pergaulan, sekaligus menyalurkan kreativitas. Melalui komunitas yang sehat, anggota dapat saling mendukung, berbagi pengalaman, dan membangun jejaring yang bermanfaat bagi pengembangan diri maupun karier di masa depan.
Meski demikian, penggunaan istilah skena kini mulai mengalami pergeseran makna. Di media sosial, kata tersebut sering dikaitkan dengan gaya berpakaian atau penampilan semata. Padahal, menjadi bagian dari sebuah skena bukan ditentukan oleh cara berpakaian, melainkan keterlibatan, kontribusi, dan rasa memiliki terhadap komunitas yang diikuti.
Karena itu, penting bagi generasi muda untuk memahami bahwa skena bukan tentang terlihat keren di depan kamera, melainkan tentang menemukan lingkungan yang positif untuk tumbuh bersama. Selama komunitas tersebut membawa dampak baik, membuka ruang berkarya, dan mendorong anggotanya saling menghargai, skena dapat menjadi wadah yang memperkaya pengalaman sekaligus membentuk karakter anak muda di era digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....