Usia Anak Konsumsi Vitamin DHA
- 29 Jul 2026 11:32 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID,Lhokseumawe - DHA (Docosahexaenoic Acid) adalah salah satu jenis asam lemak omega-3 yang berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan otak, mata, serta sistem saraf anak. Nutrisi ini banyak ditemukan pada ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan tuna, serta pada ASI dan beberapa jenis susu formula yang telah diperkaya DHA.
Karena perkembangan otak berlangsung sangat pesat pada awal kehidupan, kebutuhan DHA menjadi perhatian penting bagi para orang tua. Pada dasarnya, DHA sudah dibutuhkan sejak bayi berada di dalam kandungan. Setelah lahir, kebutuhan DHA disesuaikan dengan usia dan sumber nutrisinya.
1. Bayi 0-6 Bulan
Bayi tidak memerlukan suplemen DHA secara rutin jika mendapatkan ASI eksklusif. ASI secara alami mengandung DHA yang cukup untuk mendukung perkembangan otak dan penglihatan. Bagi bayi yang mengonsumsi susu formula, pilihlah formula yang telah diperkaya DHA sesuai anjuran tenaga kesehatan.
2. Bayi 6-12 Bulan
Saat mulai MPASI, bayi dapat memperoleh DHA dari makanan seperti ikan salmon, ikan sarden, ikan kembung, atau telur yang dikonsumsi dalam jumlah sesuai usia. Suplemen DHA umumnya hanya diberikan jika terdapat indikasi khusus atau atas rekomendasi dokter.
3. Anak 1 Tahun ke Atas
Pada usia ini, anak sudah dapat memenuhi kebutuhan DHA melalui pola makan yang seimbang. Jika anak sulit makan ikan atau memiliki pola makan yang terbatas, dokter dapat mempertimbangkan pemberian suplemen DHA sesuai kebutuhan.
Manfaat DHA Bagi Anak
Beberapa manfaat DHA yang telah banyak diteliti antara lain:
1. Mendukung perkembangan otak dan fungsi kognitif.
2. Membantu menjaga kesehatan mata dan penglihatan.
| Baca juga: Dampak Kurang Minuman Vitamin D |
3. Berperan dalam perkembangan sistem saraf.
4. Mendukung kemampuan belajar dan konsentrasi sebagai bagian dari pola hidup sehat.
5. Membantu pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal bila dikombinasikan dengan nutrisi seimbang.
Meskipun DHA bermanfaat, pemberian suplemen tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Dosis yang tepat bergantung pada usia, kondisi kesehatan, dan pola makan anak. Oleh karena itu, konsultasikan dengan dokter sebelum memberikan suplemen DHA, terutama pada bayi dan balita.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....