Kepribadian Lebih Diprioritaskan Pria untuk Hubungan Jangka Panjang
- 28 Jul 2026 14:26 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Kepribadian dan karakter dinilai menjadi pertimbangan utama pria dalam memilih pasangan untuk hubungan jangka panjang. Temuan tersebut didukung oleh sejumlah penelitian psikologi yang menunjukkan bahwa meskipun penampilan fisik berperan pada kesan pertama, kualitas seperti kebaikan, kejujuran, dan kemampuan membangun hubungan menjadi faktor yang lebih menentukan ketika seseorang mencari pasangan hidup.
Peneliti psikologi evolusioner dari University of Stirling, Anthony C. Little bersama timnya dalam jurnal Evolution and Human Behavior menjelaskan bahwa individu cenderung menginginkan pasangan yang memiliki tingkat kebaikan (kindness) dan dapat dipercaya (trustworthiness) setinggi mungkin. Penelitian tersebut menyebutkan bahwa kedua sifat tersebut secara konsisten menjadi karakter yang paling diinginkan dalam hubungan romantis jangka panjang.
| Baca juga: Mengenal Tiga Ciri Utama Golongan Fasik |
Sementara itu, penelitian David M. Buss yang menganalisis preferensi pasangan di puluhan negara menemukan bahwa terdapat empat dimensi utama dalam memilih pasangan jangka panjang, yakni cinta, pasangan yang dapat diandalkan, kecerdasan, dan kemampuan bersosialisasi. Meski pria pada umumnya memberikan nilai lebih tinggi terhadap daya tarik fisik dibanding perempuan, karakter yang dapat dipercaya tetap menjadi salah satu faktor paling penting dalam membangun hubungan jangka panjang.
Penelitian lain yang dilakukan Norman P. Li, Douglas T. Kenrick, dan rekan-rekannya dalam Journal of Personality and Social Psychology juga menunjukkan bahwa kebaikan (kindness) dan kecerdasan (intelligence) merupakan kebutuhan dasar (necessities) bagi pria maupun perempuan dalam memilih pasangan. Sementara itu, daya tarik fisik menjadi kebutuhan utama bagi pria, namun bukan satu-satunya penentu keputusan dalam hubungan serius.
Temuan serupa diperoleh dalam survei yang dilakukan University of Swansea terhadap sekitar 2.700 mahasiswa dari lima negara, yakni Australia, Inggris, Norwegia, Singapura, dan Malaysia. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Personality menunjukkan bahwa kebaikan hati menjadi karakter yang paling banyak dipilih sebagai sifat ideal pasangan jangka panjang, melampaui penampilan fisik, humor, maupun kondisi ekonomi.
Di sisi lain, para peneliti mengingatkan bahwa hasil tersebut tidak berarti penampilan fisik tidak penting. Penelitian terbaru dalam Frontiers in Psychology pada 2026 menyebutkan bahwa preferensi pasangan terdiri atas beberapa komponen, yaitu daya tarik fisik, kehangatan interpersonal, kompetensi, dan kompatibilitas. Menurut peneliti, hubungan yang bertahan lama tidak hanya dipengaruhi oleh ketertarikan secara fisik, tetapi juga kecocokan karakter dan kemampuan pasangan untuk bekerja sama menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Dengan demikian, berbagai penelitian menunjukkan bahwa meskipun pria tetap mempertimbangkan penampilan fisik saat membangun ketertarikan awal, faktor kepribadian seperti kebaikan, kejujuran, kedewasaan emosional, serta kemampuan menjaga hubungan menjadi pertimbangan yang semakin dominan ketika memilih pasangan untuk komitmen jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....