Berteman karena Nilai, Bukan karena Manfaat
- 26 Jul 2026 20:44 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID Lhokseumawe - Memiliki banyak teman sering dianggap sebagai sebuah keuntungan. Namun, di balik luasnya pergaulan, ada satu hal yang lebih penting, yakni alasan seseorang menjalin pertemanan. Persahabatan yang dibangun atas dasar nilai-nilai seperti kejujuran, saling menghargai, dan kepedulian dinilai lebih mampu bertahan dibanding hubungan yang hanya didasari kepentingan atau manfaat sesaat.
Di kalangan generasi muda, fenomena memilih teman karena status sosial, popularitas, atau keuntungan tertentu masih kerap dijumpai. Padahal, hubungan yang berlandaskan kepentingan cenderung mudah berubah ketika manfaat tersebut tidak lagi ada. Sebaliknya, pertemanan yang dibangun karena kesamaan nilai dan karakter akan lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan.
Mahasiswi Annisa Rahma mengatakan bahwa memiliki teman yang sejalan dalam prinsip hidup membuatnya lebih nyaman menjalani aktivitas perkuliahan. Menurutnya, teman yang baik bukan hanya hadir saat keadaan menyenangkan, tetapi juga mampu memberikan dukungan, mengingatkan ketika melakukan kesalahan, serta tumbuh bersama dalam lingkungan yang positif.
Hal senada disampaikan mahasiswa Andika Yoga. Ia menilai bahwa pertemanan seharusnya tidak dijadikan sebagai sarana mencari keuntungan pribadi. "Kalau berteman hanya karena ada manfaatnya, hubungan itu biasanya tidak bertahan lama. Saya lebih memilih berteman dengan orang-orang yang memiliki sikap saling menghargai, jujur, dan bisa dipercaya," ujarnya.
Di tengah kehidupan yang semakin kompetitif, membangun persahabatan berdasarkan nilai menjadi pengingat bahwa kualitas hubungan jauh lebih penting daripada jumlah teman. Dengan mengutamakan karakter dan ketulusan, generasi muda diharapkan mampu menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat, saling mendukung, dan membawa dampak positif bagi perkembangan diri maupun masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....