SMS di Masjid Baitul Huda, Ustaz Arif Rahmatillah Paparkan Enam Perusak Amal
- 26 Jul 2026 13:44 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID Lhokseumawe – Kegiatan Syiar Mahabbah Subuh yang berlangsung di Masjid Baitul Huda, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Minggu 26 juli 2026, diisi dengan tausiah oleh Ustaz Arif Rahmatillah, Lc., M.E.I. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan jamaah tentang enam perkara yang dapat merusak amal seseorang sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW dan nasihat para ulama.
Ustaz Arif menjelaskan, perkara pertama yang dapat merusak amal adalah kesibukan mencari aib orang lain hingga melupakan muhasabah diri. Padahal setiap manusia memiliki kekurangan yang seharusnya diperbaiki terlebih dahulu sebelum menilai orang lain.
Selain itu, hati yang keras juga menjadi penyebab rusaknya amal. Hati yang keras membuat seseorang sulit menerima nasihat, sulit khusyuk dalam beribadah, serta terus melakukan dosa tanpa segera bertaubat. Sikap cinta dunia (hubbud dunya) juga termasuk penyakit hati yang menyebabkan seseorang mengukur segala sesuatu dengan materi, beribadah secara terburu-buru, dan beramal bukan semata-mata karena Allah SWT.
Dalam tausiahnya, Ustaz Arif juga mengingatkan pentingnya memiliki rasa malu. Hilangnya rasa malu akan mendorong seseorang berani melakukan maksiat dan kemungkaran secara terang-terangan. Ia juga mengingatkan bahaya panjang angan-angan yang membuat manusia menunda taubat, menunda sedekah, dan merasa masih memiliki umur yang panjang hingga akhirnya meninggal dalam keadaan lalai.
Perusak amal lainnya adalah kezaliman yang dilakukan terus-menerus, seperti menyakiti orang lain, mengambil hak sesama, melakukan ghibah, fitnah, dan namimah tanpa henti. Menurutnya, semua perbuatan tersebut dapat menghapus pahala amal yang telah dikerjakan.
Menutup tausiahnya, Ustaz Arif mengutip nasihat Imam Al-Ghazali yang menyatakan bahwa jika satu saja dari enam sifat tersebut ada di dalam hati, maka amal seseorang bagaikan ember bocor yang diisi air, tidak akan pernah penuh. Ia juga mengutip perkataan ulama tasawuf Dzun Nun, "Barang siapa yang sibuk membuka aib orang lain, maka ia akan buta terhadap aib dirinya sendiri." Jamaah diharapkan menjadikan nasihat tersebut sebagai bahan introspeksi agar senantiasa menjaga keikhlasan dan kualitas amal ibadah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....