Putri Mahkota Spanyol Leonor Rampungkan Pendidikan Militer Tiga Matra

  • 25 Jul 2026 22:56 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, MADRID - Putri Mahkota Spanyol, Princess Leonor, resmi menyelesaikan pendidikan militer yang mencakup tiga matra, yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Pencapaian tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam mempersiapkan Leonor sebagai calon Ratu Spanyol sekaligus calon panglima tertinggi angkatan bersenjata sesuai konstitusi negara tersebut.

Dikutip dari Reuters, Leonor menuntaskan program pelatihan militer selama tiga tahun yang dimulai pada 2023. Pendidikan itu dijalani secara bergantian di General Military Academy (Angkatan Darat), Naval Military Academy (Angkatan Laut), dan General Air and Space Academy (Angkatan Udara).

Dalam upacara kelulusan yang digelar di General Air and Space Academy di San Javier, Leonor menerima pengakuan atas keberhasilannya menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan. Setelah menyelesaikan pelatihan militer, putri sulung Raja Felipe VI tersebut dijadwalkan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi sebelum menjalankan tugas-tugas kenegaraan yang lebih luas.

Menurut BBC News, pelatihan militer bagi calon pewaris takhta merupakan tradisi panjang Kerajaan Spanyol. Sebelumnya, Raja Felipe VI juga menempuh pendidikan militer di tiga matra sebelum naik takhta pada 2014.

Berdasarkan Konstitusi Spanyol Tahun 1978, Raja atau Ratu menjabat sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata (Commander-in-Chief of the Armed Forces). Oleh karena itu, calon penerus takhta dibekali pendidikan militer sebagai bagian dari persiapan menjalankan fungsi konstitusional tersebut.

Pendidikan militer Leonor mendapat perhatian luas dari masyarakat Spanyol maupun komunitas internasional. Banyak pihak menilai langkah tersebut menunjukkan komitmen keluarga kerajaan dalam mempertahankan tradisi sekaligus membangun pemahaman calon pemimpin negara terhadap institusi pertahanan.

Penelitian yang diterbitkan dalam Armed Forces & Society Journal menyebutkan bahwa pendidikan militer bagi calon kepala negara di negara monarki konstitusional berperan memperkuat pemahaman mengenai kepemimpinan, disiplin, tata kelola pertahanan, serta hubungan sipil dan militer.

Sementara itu, kajian Royal Studies Journal menjelaskan bahwa pelatihan militer bagi anggota keluarga kerajaan di sejumlah negara Eropa tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter kepemimpinan dan legitimasi institusi monarki di mata publik.

Hingga saat ini, Leonor masih berstatus sebagai Putri Asturias (Princess of Asturias) atau pewaris takhta Kerajaan Spanyol. Ia diproyeksikan menjadi ratu pertama Spanyol sejak Ratu Isabella II pada abad ke-19 apabila kelak naik takhta menggantikan Raja Felipe VI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....