Pemerintah Percepat Pembangunan 37 Ribu Huntap untuk Korban Banjir Aceh
- 25 Jul 2026 07:59 WIB
- Lhokseumawe
RRI. CO. ID, Lhokseumawe - Pemerintah terus mempercepat pembangunan 37.373 unit hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang terdampak banjir di Aceh sebagai bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana periode 2026–2028. Hingga 23 Juli 2026, realisasi pembangunan baru mencapai 4,9 persen dengan 1.832 unit masih dalam tahap pengerjaan, sementara 401 unit telah selesai dan siap ditempati.
Kepala Posko Wilayah Aceh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Sumatra, Safrizal ZA, mengatakan penyediaan hunian tetap menjadi prioritas utama pemerintah dalam proses pemulihan pascabencana. Untuk mendukung target tersebut, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp2 triliun melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang ditujukan untuk mempercepat penyelesaian pembangunan hingga akhir 2026.
Program pembangunan huntap merupakan bagian dari paket rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh yang memperoleh alokasi dana sebesar Rp58,973 triliun dari total anggaran nasional rehab-rekon senilai Rp101,166 triliun selama periode 2026–2028. Pemerintah menegaskan lokasi pembangunan dipilih berdasarkan aspek keamanan, kesesuaian tata ruang, legalitas lahan, serta ketersediaan infrastruktur dasar agar hunian yang dibangun layak dan berkelanjutan.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan melalui tiga skema, yaitu pembangunan kawasan permukiman oleh Kementerian PKP, pembangunan huntap di lahan milik warga melalui BNPB, serta bantuan pembangunan berbasis swadaya dari lembaga maupun masyarakat. Proses lelang untuk lahan yang telah berstatus clear and clean juga telah berjalan sehingga pembangunan tahap berikutnya ditargetkan mulai berlangsung pada awal Agustus 2026.
Selain mengandalkan dukungan pemerintah pusat, percepatan pembangunan huntap juga membutuhkan sinergi pemerintah daerah, penyedia material, dan tenaga kerja agar proyek dapat berjalan sesuai jadwal. Meski sebagian besar aspek administrasi telah terpenuhi, penyelesaian pengadaan lahan di beberapa daerah masih menjadi tantangan yang harus segera dituntaskan agar target rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh dapat tercapai sesuai rencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....