Kajian Tauhid: Makanan Halal Menjadi Kunci Amal Saleh dan Terkabulnya Doa
- 04 Jul 2026 23:42 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID Lhokseumawe – Ustadz Husni Al Lukman, S.H.I. dalam kajian bertema Tauhid mengingatkan pentingnya menjaga kehalalan makanan sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas iman dan amal seorang muslim.
Dalam tausiahnya dijelaskan bahwa para sahabat Nabi meyakini orang yang mengonsumsi makanan halal akan lebih mudah terdorong untuk melakukan berbagai perbuatan baik. Sebaliknya, makanan yang berasal dari sumber yang haram atau syubhat dapat menjadi penghalang lahirnya amal saleh.
Ustadz Husni juga mengutip nasihat para ulama salaf yang berbunyi, "Perbaikilah makananmu, niscaya doamu akan dikabulkan." Pesan tersebut sejalan dengan hadis Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan bahwa makanan yang halal dan baik menjadi salah satu sebab diterimanya amal dan dikabulkannya doa.
Selain itu, beliau menyampaikan pesan dari Syekh Abdul Qadir al-Jailani agar setiap keluarga menjaga makanan yang dikonsumsi, khususnya saat seorang istri sedang mengandung. Menurut beliau, pendidikan akhlak dan pembentukan karakter anak dimulai dari menjaga kehalalan rezeki dan makanan yang dikonsumsi keluarga, bahkan sejak membangun rumah tangga.
Kajian tersebut ditutup dengan ajakan kepada seluruh jamaah untuk senantiasa mencari rezeki yang halal, menjauhi perkara haram maupun syubhat, serta menjadikan kehalalan makanan sebagai bagian dari penguatan tauhid dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....