Ustadz Gunawan: Istiqamah Tantangan Besar Generasi Muda di Era Digital
- 04 Jul 2026 21:41 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Fenomena hijrah di kalangan generasi muda harus diiringi dengan komitmen untuk tetap istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam. Pesan tersebut disampaikan Tgk. H. Mirza Gunawan, S.T., M.A.P., yang akrab disapa Ustadz Gunawan, Bendahara Tastafi Lhokseumawe sekaligus tokoh agama nasional, saat menjadi narasumber dalam Program Hijrah yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube RRI pada 2 Juli 2026. Mengangkat tema "Istiqamah Lebih Sulit dari Berhijrah", dialog yang dipandu oleh presenter Kak Yuna tersebut mengulas tantangan yang dihadapi generasi muda dalam mempertahankan komitmen beragama di tengah perkembangan teknologi, media sosial, dan budaya populer.
Dalam pemaparannya, Ustadz Gunawan menilai bahwa fenomena Fear of Missing Out (FOMO) telah memengaruhi pola pikir sebagian generasi muda sehingga lebih mudah mengikuti tren dibandingkan menjaga konsistensi dalam beribadah.
"Hijrah adalah langkah awal menuju perubahan, sedangkan istiqamah adalah perjuangan yang harus dijaga sepanjang hayat. Hijrah bisa dimulai dalam satu momentum, tetapi istiqamah membutuhkan kesungguhan hingga akhir kehidupan," ujar Ustadz Gunawan.
Ia menjelaskan bahwa Rasulullah s.a.w. telah memberikan pedoman melalui hadis riwayat Imam Muslim: "Qul aamantu billahi fastaqim" "Katakanlah: Aku beriman kepada Allah, kemudian beristiqamahlah." Menurutnya, hadis tersebut menegaskan bahwa setelah seseorang menyatakan keimanan, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi dalam ketaatan kepada Allah SWT.
Dalam dialog tersebut, Ustadz Gunawan juga mengutip kaidah para ulama: "Al-Istiqamatu khairun min alfi karamah" "Istiqamah lebih baik daripada seribu karamah." Pesan tersebut, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa kemuliaan seorang mukmin tidak diukur dari hal-hal luar biasa yang dimilikinya, melainkan dari keteguhannya dalam menjalankan perintah Allah SWT secara berkesinambungan.
Sebagai ilustrasi, Ustadz Gunawan mengangkat kisah sahabat Nabi Muhammad s.a.w., Bilal bin Rabah RA, yang tetap mempertahankan keimanan meskipun menghadapi siksaan berat. Kisah tersebut menjadi teladan bahwa istiqamah lahir dari keyakinan yang kokoh dan kecintaan kepada Allah SWT. Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak takut kehilangan popularitas, lingkungan pergaulan, maupun pengakuan sosial ketika memilih jalan kebaikan.
"Lebih baik kehilangan pujian manusia daripada kehilangan ridha Allah SWT. Nilai seorang hamba di sisi Allah ditentukan oleh ketakwaannya, bukan oleh banyaknya pengikut di media sosial," tegasnya.
Menutup dialog, Ustadz Gunawan mengajak seluruh generasi muda untuk menjadikan firman Allah dalam Surah Fussilat ayat 30 sebagai motivasi dalam menjaga keistiqamahan, yaitu janji Allah kepada orang-orang yang teguh di atas keimanan bahwa para malaikat akan datang membawa ketenangan dan kabar gembira.
Program Hijrah RRI berlangsung selama hampir satu jam dengan format dialog interaktif yang memadukan dakwah, humor, sastra, dan pesan-pesan inspiratif sehingga mampu menghadirkan suasana yang komunikatif sekaligus edukatif bagi masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.
Melalui forum tersebut, Ustadz Gunawan menegaskan bahwa dakwah tidak hanya bertujuan mengajak seseorang berhijrah, tetapi juga membimbing agar tetap istiqamah dalam menjalankan nilai-nilai Islam di tengah berbagai tantangan zaman.
"Hijrah adalah pintu perubahan, sedangkan istiqamah adalah jalan menuju ridha Allah SWT. Sebab, yang dinilai bukan hanya bagaimana seseorang memulai, tetapi bagaimana ia mengakhiri perjalanan hidupnya dalam keimanan." (UG)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....