Udara Malam Benarkah Bisa Membuat Seseorang Mudah Sakit? Ini Faktanya
- 30 Jun 2026 21:47 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID Lhokseumawe: Udara malam kerap dianggap sebagai penyebab seseorang mudah terserang flu, batuk, atau masuk angin. Tak sedikit orang memilih menghindari keluar rumah pada malam hari karena khawatir kesehatannya terganggu. Namun, anggapan tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar. Dalam dunia medis, udara malam bukanlah penyebab utama seseorang jatuh sakit.
Kementerian Kesehatan menjelaskan, penyakit seperti flu, batuk, maupun infeksi saluran pernapasan disebabkan oleh virus atau bakteri. Meski demikian, suhu udara yang lebih dingin pada malam hari dapat memengaruhi kondisi tubuh, terutama bagi mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah atau riwayat penyakit pernapasan seperti asma dan alergi.
Saat tubuh terpapar udara dingin, saluran pernapasan bisa menjadi lebih sensitif. Akibatnya, sebagian orang lebih mudah mengalami batuk, bersin, atau hidung tersumbat. Kondisi tersebut sering kali dianggap sebagai tanda terkena penyakit akibat udara malam, padahal udara dingin hanya menjadi pemicu munculnya keluhan, bukan penyebab penyakit itu sendiri.
Karena itu, beraktivitas pada malam hari sebenarnya tidak menjadi masalah selama kondisi tubuh dalam keadaan sehat. Menggunakan pakaian yang hangat, mengonsumsi makanan bergizi, memenuhi kebutuhan cairan, dan beristirahat yang cukup merupakan langkah sederhana untuk menjaga daya tahan tubuh tetap optimal.
Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai mitos yang belum terbukti secara ilmiah. Menjaga pola hidup bersih dan sehat, rutin berolahraga, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami demam, batuk, atau sesak napas yang tidak kunjung membaik merupakan langkah terbaik untuk mencegah penyakit berkembang menjadi lebih serius.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....