Lirik Lagu "Sesi Potret" Enau dan Ari Lesmana, Kisah Penyesalan setelah Kehilangan
- 29 Jun 2026 15:01 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Musisi Enau kembali menyapa pendengar lewat karya terbarunya bertajuk "Sesi Potret" yang dibawakan bersama Ari Lesmana. Lagu yang lahir pada November 2025 ini menghadirkan cerita emosional tentang kehilangan seseorang yang dicintai, sekaligus mengajak pendengar merenungkan pentingnya menghargai waktu bersama orang-orang terdekat.
Melalui balutan musik yang sederhana namun menyentuh, "Sesi Potret" menggambarkan kisah seseorang yang akhirnya memiliki kesempatan untuk pulang membawa kebahagiaan dan buah tangan. Namun, kepulangan itu justru disambut kenyataan pahit karena sosok yang ingin ditemui telah lebih dulu berpulang.
Penggalan lirik "Ku bertamu ke rumah barumu, tak ada kamu, hanya papan dan namamu" menjadi simbol bahwa "rumah baru" bukan lagi tempat tinggal, melainkan makam. Kalimat tersebut memperlihatkan bagaimana rasa rindu berubah menjadi penyesalan ketika kesempatan untuk bertemu telah berakhir.
Tak hanya berbicara tentang duka, lagu ini juga mengangkat sisi lain yang sering dialami banyak orang, yakni rasa bersalah karena terlalu lama menunda pertemuan. Kesibukan, pekerjaan, hingga gengsi yang membuat seseorang enggan mengungkapkan perasaan pada akhirnya menjadi beban ketika orang yang dicintai telah tiada.
Judul "Sesi Potret" pun memiliki makna simbolis. Potret menjadi pengingat bahwa sebuah foto mampu mengabadikan kebersamaan, tetapi tidak dapat mengembalikan waktu yang telah berlalu. Ketika seseorang telah pergi, foto sering kali menjadi satu-satunya media untuk mengenang momen yang pernah ada.
Kolaborasi Enau dan Ari Lesmana menghadirkan harmoni vokal yang memperkuat nuansa haru dalam lagu ini. Tanpa aransemen yang berlebihan, keduanya berhasil menyampaikan emosi secara natural sehingga pesan lagu terasa dekat dengan pengalaman banyak orang.
Di balik liriknya yang sederhana, "Sesi Potret" menyampaikan pesan bahwa penyesalan sering kali datang ketika kesempatan telah berakhir. Karena itu, menghargai waktu bersama keluarga dan orang-orang terkasih menjadi makna paling kuat yang ingin disampaikan melalui karya kolaborasi Enau dan Ari Lesmana ini. Berikut lirik lagunya:
Lirik Lagu Sesi Potret Enau
Tahun lalu berjuta alasanku
Maaf tak bisa pulang penghasilanku pas-pasan
Kali ini sudah lumayan
Berkat doamu di ijabah sang maha kaya
Dan tahun ini, kubisa pulang
Oleh-oleh sudah di tangan
Tapi anehnya, bukan kau yang menyambutku
Ohh ternyata, kau yang lebih dulu pulang
Ku bertamu ke rumah barumu
Tak ada kamu
Hanya papan dan namamu
Mana ocehan, wewangian khasmu
Jarak ini terlalu jauh,
kalau rindu aku tak mampu
Soal ikhlas ternyata aku masih amatir
Gengsi menyelimutiku, manusia ini kehilanganmu
Sesi potret yang selalu ku benci
Aneh rasanya kau tak di sini
Susunan barisannya tak sama lagi
Ooh... Satu... dua... tiga...
Ini nyata, kau telah pergi...
Ku bertamu kerumah barumu,
Tak ada kamu
Hanya papan dan namamu
Mana ocehan, wewangian khasmu
Jarak ini terlalu jauh
Kalau rindu aku tak mampu
Sesal hatiku tak sempat temani kamu
Harusnya kubisikan kata ajaib ke telingamu
Soal ikhlas ternyata aku masih amatir
Masih sangat amatir
Gengsi menyelimutiku
Manusia ini kehilanganmu
Kehilanganmu
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....